{"id":16980,"date":"2021-08-20T07:54:42","date_gmt":"2021-08-20T00:54:42","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=16980"},"modified":"2021-08-20T07:54:42","modified_gmt":"2021-08-20T00:54:42","slug":"warning-jalan-ryacudu-korpri-dalam-perbaikan-pengendara-diimbau-hati-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/08\/20\/warning-jalan-ryacudu-korpri-dalam-perbaikan-pengendara-diimbau-hati-hati\/","title":{"rendered":"Warning! Jalan Ryacudu Korpri dalam Perbaikan Pengendara Diimbau Hati-Hati"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id)<\/strong>: Kepada pengendara kendaraan untuk berhati-hati saat melintasi Jl. Ryacudu (Korpri) khususnya dari arah Jl. Sultan Agung (jalur dua) Way Halim, Bandar Lampung sebab saat ini Jl. Ryacudu sedang dalam perbaikan (pengecoran rabat beton).<\/p>\n<p>Berdasar pantauan lampungbarometer.id di lokasi pada Kamis (19\/8\/2021), tampak jalan menyempit tepat di ujung jembatan fly<em>\u00a0over<\/em>. Bagi pengendara yang melintas dari arah jalur dua Way Halim, tepat di ujung jembatan <em>fly over<\/em> masuk Jl. Ryacudu pada sebelah kiri terdapat tumpukan material batu dan alat berat, sehingga kendaraan harus melewati satu lajur sebelah kanan yang cukup padat.<\/p>\n<div id=\"attachment_16981\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-16981\" class=\"wp-image-16981\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/1629420267482-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\" \/><p id=\"caption-attachment-16981\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>TAMPAK<\/strong> tumpukan material dan alat berat menutup jalur sebelah kiri Jl. Ryacudu (Korpri), sehingga kendaraan harus melintas di satu lajur sebelah kanan. (Foto: lampungbarometer.id)<\/em><\/p><\/div>\n<p>Oleh sebab itu, bagi pengguna jalan, khususnya pengendara yang akan melewati ruas jalan ini diminta untuk berhati-hati. Apalagi jalur ini merupakan jalur cepat yang cukup padat karena merupakan jalan menuju Gerbang Tol Kotabaru.<\/p>\n<p>Selain itu, bagi pengendara yang akan menuju wilayah Tanjung Senang, Way Kandis, atau Jatimulyo yang biasa melalui ruas Jalan Ryacudu menuju Pulau Damar, untuk mencari alternatif jalan lain sebab jalur tersebut saat ini belum bisa dilintasi. (Nuzilal)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Kepada pengendara kendaraan untuk berhati-hati saat melintasi Jl. Ryacudu (Korpri) khususnya dari arah Jl. Sultan Agung (jalur dua) Way Halim, Bandar Lampung sebab saat ini Jl. Ryacudu sedang dalam perbaikan (pengecoran rabat beton). Berdasar pantauan lampungbarometer.id di lokasi pada Kamis (19\/8\/2021), tampak jalan menyempit tepat di ujung jembatan fly\u00a0over. Bagi pengendara yang melintas dari arah jalur dua Way Halim, tepat di ujung jembatan fly over masuk Jl. Ryacudu pada sebelah kiri terdapat tumpukan material batu dan alat berat, sehingga kendaraan harus melewati satu lajur sebelah kanan yang cukup padat. Oleh sebab itu, bagi pengguna jalan, khususnya pengendara yang akan melewati ruas jalan ini diminta untuk berhati-hati. Apalagi jalur ini merupakan jalur cepat yang cukup padat karena merupakan jalan menuju Gerbang Tol Kotabaru. Selain itu, bagi pengendara yang akan menuju wilayah Tanjung Senang, Way Kandis, atau Jatimulyo yang biasa melalui ruas Jalan Ryacudu menuju Pulau Damar, untuk mencari alternatif jalan lain sebab jalur tersebut saat ini belum bisa dilintasi. (Nuzilal)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16982,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-16980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16980"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16980\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}