{"id":16783,"date":"2021-08-16T09:43:50","date_gmt":"2021-08-16T02:43:50","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=16783"},"modified":"2021-08-16T09:43:50","modified_gmt":"2021-08-16T02:43:50","slug":"kandang-hotspur-kian-angker-city-keok-0-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/08\/16\/kandang-hotspur-kian-angker-city-keok-0-1\/","title":{"rendered":"Kandang Hotspur Kian Angker, City Keok 0-1"},"content":{"rendered":"<p><strong>LAMPUNGBAROMETER.ID<\/strong> &#8211; Manchester City\u00a0membuka\u00a0Premier League 2021\/2022\u00a0dengan kekalahan 0-1 saat melawat ke Tottenham Hotspur\u00a0Stadium, markas Tottenham Hotspur, Minggu (15\/8\/2021) malam WIB. Gol semata wayang Son Heung-min menjadi satu-satunya pembeda di pertandingan tersebut.<\/p>\n<p>Kekalahan\u00a0Manchester City\u00a0itu menandai satu hal buat\u00a0Pep Guardiola. Manajer asal Catalunya itu sudah menelan lebih banyak kekalahan di partai tandang ke Tottenham ketimbang melawan tim-tim lainnya.<\/p>\n<p>Ia total sudah menelan lima kekalahan di markas Tottenham, seluruhnya dirasakan saat menangani\u00a0Manchester City. Sebagai catatan, empat dari lima kekalahan tersebut dialami di\u00a0Tottenham Hotspur Stadium.<\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0Opta\u00a0juga mencatat bahwa Nuno Espirito Santo kini telah mengoleksi tiga kemenangan atas Pep Guardiola di Premier League. Dua kemenangan sebelumnya ia bukukan bersama Wolverhampton Wanderers.<\/p>\n<p>Dengan hasil itu, Nuno Espirito kini sejajar dengan manajer-manajer top lainnya seperti Juergen Klopp, Ole Gunnar Solskjaer, dan Jose Mourinho, sebagai pemilik kemenangan terbanyak atas Guardiola.<\/p>\n<p>Kekalahan di markas Tottenham membuat Manchester City mengikuti jejak Leicester City di 2016\/2017 dan Chelsea pada 2017\/2018. Dalam sejarah Premier League, baru tiga tim ini yang menelan kekalahan di pekan pembuka saat berstatus juara bertahan. (red).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNGBAROMETER.ID &#8211; Manchester City\u00a0membuka\u00a0Premier League 2021\/2022\u00a0dengan kekalahan 0-1 saat melawat ke Tottenham Hotspur\u00a0Stadium, markas Tottenham Hotspur, Minggu (15\/8\/2021) malam WIB. Gol semata wayang Son Heung-min menjadi satu-satunya pembeda di pertandingan tersebut. Kekalahan\u00a0Manchester City\u00a0itu menandai satu hal buat\u00a0Pep Guardiola. Manajer asal Catalunya itu sudah menelan lebih banyak kekalahan di partai tandang ke Tottenham ketimbang melawan tim-tim lainnya. Ia total sudah menelan lima kekalahan di markas Tottenham, seluruhnya dirasakan saat menangani\u00a0Manchester City. Sebagai catatan, empat dari lima kekalahan tersebut dialami di\u00a0Tottenham Hotspur Stadium. Selain itu,\u00a0Opta\u00a0juga mencatat bahwa Nuno Espirito Santo kini telah mengoleksi tiga kemenangan atas Pep Guardiola di Premier League. Dua kemenangan sebelumnya ia bukukan bersama Wolverhampton Wanderers. Dengan hasil itu, Nuno Espirito kini sejajar dengan manajer-manajer top lainnya seperti Juergen Klopp, Ole Gunnar Solskjaer, dan Jose Mourinho, sebagai pemilik kemenangan terbanyak atas Guardiola. Kekalahan di markas Tottenham membuat Manchester City mengikuti jejak Leicester City di 2016\/2017 dan Chelsea pada 2017\/2018. Dalam sejarah Premier League, baru tiga tim ini yang menelan kekalahan di pekan pembuka saat berstatus juara bertahan. (red).<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16784,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-16783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16783"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16783\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}