{"id":16599,"date":"2021-08-12T10:26:03","date_gmt":"2021-08-12T03:26:03","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=16599"},"modified":"2021-08-12T10:26:03","modified_gmt":"2021-08-12T03:26:03","slug":"hj-winarni-nanang-bantu-korban-banjir-dusun-kuala-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/08\/12\/hj-winarni-nanang-bantu-korban-banjir-dusun-kuala-jaya\/","title":{"rendered":"Hj. Winarni Nanang Bantu Korban Banjir Dusun Kuala Jaya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, didampingi Anggota DPRD Lampung Selatan Rosdiana, memberikan bantuan kepada korban banjir di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Rabu (11-8-2021).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan ini Winarni memberikan bantuan paket sembako berupa beras, sarden, minyak goreng, gula dan mie instan secara simbolis kepada warga; Kamid dan Mulyanah, yang dipusatkan di rumah salah satu tokoh masyarakat, Rohani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak Senin (9\/8\/2021) hingga Selasa (10\/8\/2021) pagi, mengakibatkan banjir setinggi 10 cm menggenangi sekitar 50-an rumah warga Dusun Kuala Jaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSeyogyanya Pak Bupati yang akan datang kemari, tapi beliau meminta saya mewakili karena saat ini sedang meninjau pelaksanaan PPKM level 4 di Jatiagung yang memang sudah diagendakan sejak kemarin. Beliau titip salam pada kita semua. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bapak-ibu yang terkena musibah banjir,\u201d ujar Hj.Winarni.<\/p>\n<div id=\"attachment_16600\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-16600\" class=\"wp-image-16600\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/banjir-Sragi-11-Agustus-2021-300x178.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"315\" \/><p id=\"caption-attachment-16600\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>DUSUN<\/strong> Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi terendam air hingga 30 cm akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu, Senin (9\/8\/2021) hingga Selasa (10\/8\/2021).<\/em><\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pada kesempata<\/em>n itu, Hj. Winarni juga mendapat laporan sebagian warga yang terkena musibah banjir sedang mengikuti pelatihan tanggap bencana yang diselenggarakan BPBD Propinsi dan BPBD Kabupaten Lampung Selatan. Mendapat informasi tersebut, dia pun menyempatkan diri menghadiri acara yang diselenggarakan di Balai Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, sekitar 7 km dari Dusun Kuala Jaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di acara tersebut, Winarni meminta kepada masyarakat serius mengikuti materi yang diberikan narasumber. Selain itu, dia juga turut mensosialisasikan Instruksi Bupati Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan PPKM level 4 sebagai pelaksanaan dari Instruksi Mendagri Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui Instruksi Mendagri Nomor 31 Tahun 2021, Lampung Selatan yang sebelumnya berada pada PPKM level 3 naik menjadi PPKM level 4. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak semua benar-benar menjaga protokol kesehatan,\u201d ujar Bunda Win, sapaan akrab Hj. Winarni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerlu komitmen kita semua untuk menekan laju penularan Covid-19. Di PPKM level 4 ini tidak boleh ada resepsi atau kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. Dengan kesadaran, kepatuhan, serta komitmen kita semua untuk menjaga protokol kesehatan, Insya Allah laju penularan Covid-19 dapat kita tekan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Lampung Selatan, Wahyu Hidayat, menjelaskan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan kegiatan BPBD Provinsi Lampung yang diselenggarakan sejak 30 Juli 2021, tapi tidak dilaksanakan setiap hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana ini merupakan kegiatan BPBD Provinsi, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan merupakan desa pertama yang diadakan pelatihan desa tangguh bencana untuk 2021,\u201d ujar Wahyu. (*\/red).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id): Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, didampingi Anggota DPRD Lampung Selatan Rosdiana, memberikan bantuan kepada korban banjir di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Rabu (11-8-2021). Dalam kesempatan ini Winarni memberikan bantuan paket sembako berupa beras, sarden, minyak goreng, gula dan mie instan secara simbolis kepada warga; Kamid dan Mulyanah, yang dipusatkan di rumah salah satu tokoh masyarakat, Rohani. Sebelumnya curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak Senin (9\/8\/2021) hingga Selasa (10\/8\/2021) pagi, mengakibatkan banjir setinggi 10 cm menggenangi sekitar 50-an rumah warga Dusun Kuala Jaya. \u201cSeyogyanya Pak Bupati yang akan datang kemari, tapi beliau meminta saya mewakili karena saat ini sedang meninjau pelaksanaan PPKM level 4 di Jatiagung yang memang sudah diagendakan sejak kemarin. Beliau titip salam pada kita semua. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bapak-ibu yang terkena musibah banjir,\u201d ujar Hj.Winarni. Pada kesempatan itu, Hj. Winarni juga mendapat laporan sebagian warga yang terkena musibah banjir sedang mengikuti pelatihan tanggap bencana yang diselenggarakan BPBD Propinsi dan BPBD Kabupaten Lampung Selatan. Mendapat informasi tersebut, dia pun menyempatkan diri menghadiri acara yang diselenggarakan di Balai Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, sekitar 7 km dari Dusun Kuala Jaya. Di acara tersebut, Winarni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16601,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-16599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16599"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16599\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}