{"id":16138,"date":"2021-07-28T19:42:57","date_gmt":"2021-07-28T12:42:57","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=16138"},"modified":"2021-07-28T19:42:57","modified_gmt":"2021-07-28T12:42:57","slug":"sambut-hut-ke-76-ri-desa-way-urang-gelar-lomba-toga-tingkat-kecamatan-padang-cermin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/07\/28\/sambut-hut-ke-76-ri-desa-way-urang-gelar-lomba-toga-tingkat-kecamatan-padang-cermin\/","title":{"rendered":"Sambut HUT Ke-76 RI, Desa Way Urang Gelar Lomba Toga Tingkat Kecamatan Padang Cermin"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (l<\/strong><strong>ampungbarometer.id)<\/strong>: Tim Penggerak PKK Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran melakukan persiapan kegiatan Lomba Taman Tanaman Obat Keluarga (Toga) Antardesa Se-Kecamatan Padang Cermin dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 RI, Rabu (28\/7\/2021).<\/p>\n<p>Ketua Tim Penggerak PKK Desa Way Urang Rohimah kepada lampungbarometer.id<br \/>\nmengatakan Lomba Tanaman Obat Keluarga ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Ke-76 RI. Dia juga mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 10 desa di Kecamatan Padang Cermin.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan ini kita gelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia. Pesertanya ada 10 desa yang di wilayah Kecamatan Padang Cermin,\u201c kata<br \/>\nRohimah.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Rohimah mengatakan, kriteria penilaian tim juri lomba ini di antaranya: kreatifitas, kelengkapan administrasi, penataan Toga, pencantuman nama dan manfaat serta kerapian dan keasrian.<\/p>\n<div id=\"attachment_16139\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-16139\" class=\"wp-image-16139\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/IMG-20210728-WA0110-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\" \/><p id=\"caption-attachment-16139\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>LOMBA TOGA.<\/strong> Sambut HUT Ke-76 RI, Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin menggelar Lomba Taman Tanaman Obat Keluarga (Toga) Tingkat Kecamatan Padang Cermin.<\/em><\/p><\/div>\n<p>Sementara itu, Kepala Desa Way Urang<br \/>\nHarudin menyampaikan selain untuk membangun dan memperindah desa, lomba Taman Tanaman Obat Keluarga Tingkat Kecamatan ini digelar untuk mempererat tali silaturahmi sesama TP-PKK se-Kecamatan Padang Cermin.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan lomba ini diharapkan tercipta tali silaturahmi antardesa serta menjaga kebersamaan untuk membangun dan memajukan Kecamatan Padang<br \/>\nCermin,&#8221; ujar Harudin. (Ansori\/Nawir)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Tim Penggerak PKK Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran melakukan persiapan kegiatan Lomba Taman Tanaman Obat Keluarga (Toga) Antardesa Se-Kecamatan Padang Cermin dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 RI, Rabu (28\/7\/2021). Ketua Tim Penggerak PKK Desa Way Urang Rohimah kepada lampungbarometer.id mengatakan Lomba Tanaman Obat Keluarga ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Ke-76 RI. Dia juga mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 10 desa di Kecamatan Padang Cermin. &#8220;Kegiatan ini kita gelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia. Pesertanya ada 10 desa yang di wilayah Kecamatan Padang Cermin,\u201c kata Rohimah. Lebih lanjut Rohimah mengatakan, kriteria penilaian tim juri lomba ini di antaranya: kreatifitas, kelengkapan administrasi, penataan Toga, pencantuman nama dan manfaat serta kerapian dan keasrian. Sementara itu, Kepala Desa Way Urang Harudin menyampaikan selain untuk membangun dan memperindah desa, lomba Taman Tanaman Obat Keluarga Tingkat Kecamatan ini digelar untuk mempererat tali silaturahmi sesama TP-PKK se-Kecamatan Padang Cermin. &#8220;Dengan lomba ini diharapkan tercipta tali silaturahmi antardesa serta menjaga kebersamaan untuk membangun dan memajukan Kecamatan Padang Cermin,&#8221; ujar Harudin. (Ansori\/Nawir)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16143,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-16138","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16138","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16138"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16138\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}