{"id":15727,"date":"2021-05-20T21:08:18","date_gmt":"2021-05-20T14:08:18","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=15727"},"modified":"2021-05-20T21:08:18","modified_gmt":"2021-05-20T14:08:18","slug":"dinkes-lampung-selatan-manfaatkan-rusunawa-untuk-ruang-isolasi-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/05\/20\/dinkes-lampung-selatan-manfaatkan-rusunawa-untuk-ruang-isolasi-mandiri\/","title":{"rendered":"Dinkes Lampung Selatan, Manfaatkan Rusunawa Untuk Ruang Isolasi Mandiri"},"content":{"rendered":"<p><strong>LAMPUNG SELATAN, (lampungbarometer.id):<\/strong> Untuk menekan angka peningkatkan penyebaran wabah virus Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan telah menyiapkan rusunawa tiga lantai sebagai sarana lokasi guna isolasi mandiri bagi para pejalan dari dan akan melewati pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (20\/5\/2021).<\/p>\n<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati, menjelaskan jika sebelumnya pihak Dinas Kesehatan Lampung Selatan telah menyiapkan rusunawa yang terdiri dari tiga lantai sebagai tempat isolasi bagi pelaku perjalanan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 saat melakukan tes di posko penyekatan kesehatan.<\/p>\n<p>Eka menjelaskan, terkait rusunawa yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan, untuk diketahui jika saat ini kapasitas ruang isolasi di rusunawa untuk para pengendara yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, yang tersedia kini sudah hampir penuh.<\/p>\n<p>&#8220;Ada 33 ruangan di rusunawa dengan kapasitas satu ruangan dapat menampung tiga pasien, dan saat ini hampir terisi penuh,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dirinya menjelaskan, hingga hari Rabu (19\/5) kemarin, telah tercatat ada 69 orang para pelaku perjalanan yang sedang melakukan isolasi mandiri di rusunawa yang telah disediakan.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dirinya juga menjelaskan jika para pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut rata-rata masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Adapun bagi para pelaku perjalanan yang terpapar langsung di rujuk ke rumah sakit rujukan guna mendapatkan penanganan lanjutan, tuturnya. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN, (lampungbarometer.id): Untuk menekan angka peningkatkan penyebaran wabah virus Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan telah menyiapkan rusunawa tiga lantai sebagai sarana lokasi guna isolasi mandiri bagi para pejalan dari dan akan melewati pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (20\/5\/2021). Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati, menjelaskan jika sebelumnya pihak Dinas Kesehatan Lampung Selatan telah menyiapkan rusunawa yang terdiri dari tiga lantai sebagai tempat isolasi bagi pelaku perjalanan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 saat melakukan tes di posko penyekatan kesehatan. Eka menjelaskan, terkait rusunawa yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Selatan, untuk diketahui jika saat ini kapasitas ruang isolasi di rusunawa untuk para pengendara yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, yang tersedia kini sudah hampir penuh. &#8220;Ada 33 ruangan di rusunawa dengan kapasitas satu ruangan dapat menampung tiga pasien, dan saat ini hampir terisi penuh,&#8221; katanya. Dirinya menjelaskan, hingga hari Rabu (19\/5) kemarin, telah tercatat ada 69 orang para pelaku perjalanan yang sedang melakukan isolasi mandiri di rusunawa yang telah disediakan. Lebih lanjut, Dirinya juga menjelaskan jika para pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut rata-rata masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Adapun bagi para pelaku perjalanan yang terpapar langsung di rujuk ke rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15732,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,114],"tags":[],"class_list":["post-15727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15727"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15727\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}