{"id":15351,"date":"2021-06-29T21:32:58","date_gmt":"2021-06-29T14:32:58","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=15351"},"modified":"2021-06-29T21:32:58","modified_gmt":"2021-06-29T14:32:58","slug":"modal-racun-belerang-petani-tubaba-berantas-ratusan-tikus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/06\/29\/modal-racun-belerang-petani-tubaba-berantas-ratusan-tikus\/","title":{"rendered":"Modal Racun Belerang, Petani Tubaba Berantas Ratusan Tikus"},"content":{"rendered":"<p><strong>TULANG BAWANG BARAT (lampungbarometer.id)<\/strong>: Serangan hama tikus membuat gerah para petani di Tulang Bawang Barat (Tubaba). Bermodalkan racun belerang mereka pun bergerak bersama memberantas ratusan tikus.<\/p>\n<p>Dengan bantuan racun dan belerang dari Dinas Pertanian Tubaba, para petani berhasil memberantas 150 tikus di lima titik, yakni Panaragan, Penumangan, Margomulyo, Margodadi, dan Daya Asri.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pertanian Tubaba Syamsul Komar, diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Yayit Zamhuri, mengatakan hama tikus telah menyerang tanaman padi, jagung, dan ubi kayu. Sehingga hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi satuan kerjanya, salah satunya dengan memberi bantuan racun umpan tikus dan belerang kepada petani.<\/p>\n<p>\u201cPengendalian dilakukan serentak dalam bentuk gropyokan atau pengendalian massal secara bersama-sama. Dengan cara tersebut, ratusan ekor tikus berhasil kita tangkap, dikumpulkan dan dikendalikan,\u201d kata Yayit, Selasa (29\/6\/2021).<\/p>\n<p>Yayit berharap tanaman padi seluas 7.934 hektar dapat terjaga dari serangan hama penyakit tanaman sehingga dapat berproduksi maksimal.<\/p>\n<p>\u201cDiperkirakan produksi padi Tulang Bawang Barat pada musim tanam II (musim gadu) sebanyak 35.000 ton gabah kering perpanen,\u201d ujarnya.\u00a0(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TULANG BAWANG BARAT (lampungbarometer.id): Serangan hama tikus membuat gerah para petani di Tulang Bawang Barat (Tubaba). Bermodalkan racun belerang mereka pun bergerak bersama memberantas ratusan tikus. Dengan bantuan racun dan belerang dari Dinas Pertanian Tubaba, para petani berhasil memberantas 150 tikus di lima titik, yakni Panaragan, Penumangan, Margomulyo, Margodadi, dan Daya Asri. Kepala Dinas Pertanian Tubaba Syamsul Komar, diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Yayit Zamhuri, mengatakan hama tikus telah menyerang tanaman padi, jagung, dan ubi kayu. Sehingga hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi satuan kerjanya, salah satunya dengan memberi bantuan racun umpan tikus dan belerang kepada petani. \u201cPengendalian dilakukan serentak dalam bentuk gropyokan atau pengendalian massal secara bersama-sama. Dengan cara tersebut, ratusan ekor tikus berhasil kita tangkap, dikumpulkan dan dikendalikan,\u201d kata Yayit, Selasa (29\/6\/2021). Yayit berharap tanaman padi seluas 7.934 hektar dapat terjaga dari serangan hama penyakit tanaman sehingga dapat berproduksi maksimal. \u201cDiperkirakan produksi padi Tulang Bawang Barat pada musim tanam II (musim gadu) sebanyak 35.000 ton gabah kering perpanen,\u201d ujarnya.\u00a0(red)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15352,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-15351","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pertanian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15351"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15351\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}