{"id":14999,"date":"2021-06-15T07:37:54","date_gmt":"2021-06-15T00:37:54","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=14999"},"modified":"2021-06-15T07:37:54","modified_gmt":"2021-06-15T00:37:54","slug":"disdikbud-tulang-bawang-barat-gelar-pelatihan-penyusunan-silabus-mulok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/06\/15\/disdikbud-tulang-bawang-barat-gelar-pelatihan-penyusunan-silabus-mulok\/","title":{"rendered":"Disdikbud Tulang Bawang Barat Gelar Pelatihan Penyusunan Silabus Mulok"},"content":{"rendered":"<p><strong>TULANG BAWANG BARAT (lampungbarometer.id)<\/strong>: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyelenggarakan pelatihan penyusunan silabus Muatan Lokal (Mulok) di Wisma Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Senin (14\/7\/2021).<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Tubaba Budiman Jaya didampingi Kasi SD-SMP Qhodi Putra Bujung, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar tenaga pendidik di lingkungan Pemkab Tubaba bisa menerapkan pendidikan karakter sesuai ide yang digagas Bupati Umar Ahmad.<\/p>\n<p>\u201cDisdikbud Tubaba saat ini melaksanakan penyusunan silabus mulok. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari modul Nemen Nedes Neremo \u2013 Sederhana, Setara dan Lestari (3NSSL). Modul bernapaskan nilai-nilai kedaerahan dan kearifan lokal ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam program penguatan pendidikan karakter,\u201d ujar Kepala Dinas.<\/p>\n<p>Kepala Dinas juga mengatakan peserta kegiatan ini berjumlah 550 orang yang terdiri dari guru, pengawas dan penilik dari jenjang TK, SD hingga SMP. Dia juga menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam empat angkatan yang digelar selama empat hari.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi masing-masing angkatan mengikuti kegiatan ini satu hari. Hari pertama diikuti angkatan pertama dengan peserta berjumlah 130 orang, hari kedua diikuti 140 orang peserta, hari ketiga diikuti 140 orang dan hari keempat diikuti angkatan keempat dengan jumlah peserta 140 orang,\u201d ujarnya.\u00a0(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TULANG BAWANG BARAT (lampungbarometer.id): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyelenggarakan pelatihan penyusunan silabus Muatan Lokal (Mulok) di Wisma Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Senin (14\/7\/2021). Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Tubaba Budiman Jaya didampingi Kasi SD-SMP Qhodi Putra Bujung, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan agar tenaga pendidik di lingkungan Pemkab Tubaba bisa menerapkan pendidikan karakter sesuai ide yang digagas Bupati Umar Ahmad. \u201cDisdikbud Tubaba saat ini melaksanakan penyusunan silabus mulok. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari modul Nemen Nedes Neremo \u2013 Sederhana, Setara dan Lestari (3NSSL). Modul bernapaskan nilai-nilai kedaerahan dan kearifan lokal ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam program penguatan pendidikan karakter,\u201d ujar Kepala Dinas. Kepala Dinas juga mengatakan peserta kegiatan ini berjumlah 550 orang yang terdiri dari guru, pengawas dan penilik dari jenjang TK, SD hingga SMP. Dia juga menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam empat angkatan yang digelar selama empat hari. &#8220;Jadi masing-masing angkatan mengikuti kegiatan ini satu hari. Hari pertama diikuti angkatan pertama dengan peserta berjumlah 130 orang, hari kedua diikuti 140 orang peserta, hari ketiga diikuti 140 orang dan hari keempat diikuti angkatan keempat dengan jumlah peserta 140 orang,\u201d ujarnya.\u00a0(red)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15000,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-14999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14999"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14999\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}