{"id":14994,"date":"2021-06-15T00:36:58","date_gmt":"2021-06-14T17:36:58","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=14994"},"modified":"2021-06-15T00:36:58","modified_gmt":"2021-06-14T17:36:58","slug":"atlet-bulu-tangkis-juara-olimpiade-markis-kido-wafat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/06\/15\/atlet-bulu-tangkis-juara-olimpiade-markis-kido-wafat\/","title":{"rendered":"Atlet Bulu Tangkis Juara Olimpiade, Markis\u00a0 Kido Wafat"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA (lampungbarometer.id):<\/strong> Kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Mantan pemain ganda putra\u00a0Markis Kido\u00a0yang berusia 36 meninggal dunia, dikabarkan dia meninggal usai terjatuh di lapangan.<\/p>\n<p>Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)\u00a0lewat akun media sosial, Senin (14\/6\/2021) mengumumkan atlet bulu tangkis papan atas juara Olimpiade Beijing itu meninggal. Tidak disebutkan penyebab wafatnya pria 36 tahun tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, peraih emas Olimpiade Beijing 2008,\u00a0Markis Kido,&#8221; bunyi pernyataan resmi PBSI pada Senin (14\/6\/2021).<\/p>\n<p>&#8220;Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan Kido!&#8221;<\/p>\n<p>Selama kariernya, Markis Kido mencapai puncak kejayaan saat berpasangan dengan\u00a0Hendra Setiawan. Di kategori perorangan, sejumlah gelar bergengsi berhasil diraih keduanya.<\/p>\n<p>Beberapa prestasi mentereng yang diraih yakni medali emas SEA Games 2005, BWF World Championships 2007, Asian Badminton Championships 2005 dan 2009, Asian Games 2010, dan yang paling diingat yaitu menjuarai Olimpiade Beijing 2008\u00a0dengan mengalahkan Cai Yun\/Fu Haifeng di final.<\/p>\n<p>Selamat jalan,\u00a0Markis Kido. (**)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA (lampungbarometer.id): Kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Mantan pemain ganda putra\u00a0Markis Kido\u00a0yang berusia 36 meninggal dunia, dikabarkan dia meninggal usai terjatuh di lapangan. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)\u00a0lewat akun media sosial, Senin (14\/6\/2021) mengumumkan atlet bulu tangkis papan atas juara Olimpiade Beijing itu meninggal. Tidak disebutkan penyebab wafatnya pria 36 tahun tersebut. &#8220;Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia salah satu pahlawan bulutangkis Indonesia, peraih emas Olimpiade Beijing 2008,\u00a0Markis Kido,&#8221; bunyi pernyataan resmi PBSI pada Senin (14\/6\/2021). &#8220;Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan Kido!&#8221; Selama kariernya, Markis Kido mencapai puncak kejayaan saat berpasangan dengan\u00a0Hendra Setiawan. Di kategori perorangan, sejumlah gelar bergengsi berhasil diraih keduanya. Beberapa prestasi mentereng yang diraih yakni medali emas SEA Games 2005, BWF World Championships 2007, Asian Badminton Championships 2005 dan 2009, Asian Games 2010, dan yang paling diingat yaitu menjuarai Olimpiade Beijing 2008\u00a0dengan mengalahkan Cai Yun\/Fu Haifeng di final. Selamat jalan,\u00a0Markis Kido. (**)<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14997,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-14994","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14994"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14994\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}