{"id":14642,"date":"2021-06-03T20:46:54","date_gmt":"2021-06-03T13:46:54","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=14642"},"modified":"2021-06-03T20:46:54","modified_gmt":"2021-06-03T13:46:54","slug":"polda-lampung-bantu-lapas-kelas-i-bandar-lampung-1-000-alat-tes-rapid-antigen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/06\/03\/polda-lampung-bantu-lapas-kelas-i-bandar-lampung-1-000-alat-tes-rapid-antigen\/","title":{"rendered":"Polda Lampung Bantu Lapas Kelas I Bandar Lampung 1.000 Alat Tes Rapid Antigen"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id)<\/strong>: Polda Lampung memberikan bantuan 1.000 alat test rapid antigen kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Rabu (2\/6\/2021). Bantuan ini dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19.<\/p>\n<p>Menanggapi pemberian bantuan ini, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung Meizar mengaku sangat berterima kasih atas bantuan alat tes rapid antigen dari Polda tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kami dari Lapas I Bandar Lampung sangat berterima kasih kepada Polda Lampung yang telah memberikan bantuan 1.000 alat test rapid antigen dan atas terlaksananya kegiatan pemeriksaan test rapid antigen tersebut,&#8221; ujar Meizar, Kamis (3\/6\/2021).<\/p>\n<p>&#8220;Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan Rumah Sakit Bhayangkara yang telah bahu-membahu menangani Covid-19 di Lapas Kelas I Bandar Lampung.&#8221;<\/p>\n<div id=\"attachment_14645\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-14645\" class=\"wp-image-14645\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/IMG-20210603-WA0158-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"370\" \/><p id=\"caption-attachment-14645\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>LAPAS<\/strong> Kelas I Bandar Lampung melakukan tes rapid antigen kepada 830 narapidana dan 170 petugas Lapas Kelas I Bandar Lampung, Kamis (3\/6\/2021).<\/em><\/p><\/div>\n<p>Lebih lanjut dia mengatakan 1.000 alat rapid test antigen tersebut telah digunakan untuk memeriksa 830 narapidana dan 170 petugas Lapas Kelas I Bandar Lampung.<\/p>\n<p>Pemeriksaan, ujarnya, dilakukan 12 petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Lampung dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Jumlah narapidana yang dilakukan test rapid antigen 1010 orang, 65 orang di antaranya terkonfirmasi reaktif. Ini bukti tingkat penyebaran Covid-19 di Lapas Kelas I Bandar Lampung menurun; sebelumnya berjumlah 159 orang menjadi 65 orang,&#8221; pungkasnya. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Polda Lampung memberikan bantuan 1.000 alat test rapid antigen kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Rabu (2\/6\/2021). Bantuan ini dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Menanggapi pemberian bantuan ini, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung Meizar mengaku sangat berterima kasih atas bantuan alat tes rapid antigen dari Polda tersebut. &#8220;Kami dari Lapas I Bandar Lampung sangat berterima kasih kepada Polda Lampung yang telah memberikan bantuan 1.000 alat test rapid antigen dan atas terlaksananya kegiatan pemeriksaan test rapid antigen tersebut,&#8221; ujar Meizar, Kamis (3\/6\/2021). &#8220;Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan Rumah Sakit Bhayangkara yang telah bahu-membahu menangani Covid-19 di Lapas Kelas I Bandar Lampung.&#8221; Lebih lanjut dia mengatakan 1.000 alat rapid test antigen tersebut telah digunakan untuk memeriksa 830 narapidana dan 170 petugas Lapas Kelas I Bandar Lampung. Pemeriksaan, ujarnya, dilakukan 12 petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Lampung dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. &#8220;Jumlah narapidana yang dilakukan test rapid antigen 1010 orang, 65 orang di antaranya terkonfirmasi reaktif. Ini bukti tingkat penyebaran Covid-19 di Lapas Kelas I Bandar Lampung menurun; sebelumnya berjumlah 159 orang menjadi 65 orang,&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14646,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[348],"tags":[],"class_list":["post-14642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-polda-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14642\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}