{"id":14512,"date":"2021-05-30T06:58:48","date_gmt":"2021-05-29T23:58:48","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=14512"},"modified":"2021-05-30T06:58:48","modified_gmt":"2021-05-29T23:58:48","slug":"hempaskan-city-di-final-chelsea-juara-liga-champions","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/05\/30\/hempaskan-city-di-final-chelsea-juara-liga-champions\/","title":{"rendered":"Hempaskan City di Final, Chelsea Juara Liga Champions"},"content":{"rendered":"<p><strong>PORTO (lampungbarometer.id)<\/strong>: The Blues Chelsea\u00a0menjadi juara\u00a0Liga Champions musim ini usai mengalahkan Manchester City di partai final. The Blues menang tipis 1-0 atas The Citizens.<\/p>\n<p>Kedua kesebelasan bermain dalam tempo tinggi dan saling menekan sejak awal pertandingan. Chelsea mampu memecah kebuntuan di babak pertama lewat gol Kai Havertz pada menit ke-42.<\/p>\n<p>Kai Havertz\u00a0sukses membobol gawang Manchester City lewat bola sepakannya ke gawang kosong, usai memperdaya kiper Ederson Moraes. Jeda turun minum, Chelsea\u00a0unggul 1-0.<\/p>\n<p>Memasuki babak kedua, Manchester Biru langsung menggempur pertahanan Chelsea untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Chelsea masih sulit ditembus Phil Foden dkk.<\/p>\n<p>Meakipun terus digempur, Chelsea mampu menjaga konsentrasi dan mempertahankan keunggulan mereka hingga wasit meniup pluit akhir pertandingan. Laga tuntas untuk kemenangan skuad asuhan Thomas Tuchel itu 1-0.<\/p>\n<p>Dengan hasil ini, Chelsea keluar sebagai jawara\u00a0Liga Champions 2020\/2021. Klub asal London itu mengulangi prestasi mereka di Tahun 2012 kala memenangkan trofi Si Kuping Besar untuk kali pertama.<\/p>\n<p>Ini menjadi trofi\u00a0Liga Champions\u00a0kedua Chelsea sepanjang sejarah klub. The Blues menyamai jumlah perolehan titel Liga Champions milik tim Inggris lainnya, Nottingham Forest, serta menjadi klub London dengan gelar tertinggi Eropa terbanyak. (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTO (lampungbarometer.id): The Blues Chelsea\u00a0menjadi juara\u00a0Liga Champions musim ini usai mengalahkan Manchester City di partai final. The Blues menang tipis 1-0 atas The Citizens. Kedua kesebelasan bermain dalam tempo tinggi dan saling menekan sejak awal pertandingan. Chelsea mampu memecah kebuntuan di babak pertama lewat gol Kai Havertz pada menit ke-42. Kai Havertz\u00a0sukses membobol gawang Manchester City lewat bola sepakannya ke gawang kosong, usai memperdaya kiper Ederson Moraes. Jeda turun minum, Chelsea\u00a0unggul 1-0. Memasuki babak kedua, Manchester Biru langsung menggempur pertahanan Chelsea untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Chelsea masih sulit ditembus Phil Foden dkk. Meakipun terus digempur, Chelsea mampu menjaga konsentrasi dan mempertahankan keunggulan mereka hingga wasit meniup pluit akhir pertandingan. Laga tuntas untuk kemenangan skuad asuhan Thomas Tuchel itu 1-0. Dengan hasil ini, Chelsea keluar sebagai jawara\u00a0Liga Champions 2020\/2021. Klub asal London itu mengulangi prestasi mereka di Tahun 2012 kala memenangkan trofi Si Kuping Besar untuk kali pertama. Ini menjadi trofi\u00a0Liga Champions\u00a0kedua Chelsea sepanjang sejarah klub. The Blues menyamai jumlah perolehan titel Liga Champions milik tim Inggris lainnya, Nottingham Forest, serta menjadi klub London dengan gelar tertinggi Eropa terbanyak. (red)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14513,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-14512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14512\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}