{"id":14224,"date":"2021-05-19T08:24:21","date_gmt":"2021-05-19T01:24:21","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=14224"},"modified":"2021-05-19T08:24:21","modified_gmt":"2021-05-19T01:24:21","slug":"srikandi-dermawan-beri-santunan-balita-penderita-ginjal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/05\/19\/srikandi-dermawan-beri-santunan-balita-penderita-ginjal\/","title":{"rendered":"Srikandi Dermawan Beri Santunan Balita Penderita Ginjal"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Pengurus Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran memberikan santunan kepada Jamaluddin, balita berusia 3,5 tahun penderita ginjal bocor di Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Selasa (18\/5\/2021).<\/p>\n<p>Penyerahan santunan tersebut didampingi Kepala Desa Tempel Rejo Heru Mulyawan yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes) Ronto.<\/p>\n<p>Koordinator Srikandi Dermawan, Devi Melia Rama mengatakan bantuan tersebut langsung diserahkan kepada orang tua balita tersebut, Mustofa dan istrinya Siti.<\/p>\n<p>\u201cTadi langsung menyerahkan santunan yang tidak seberapa namun semoga bisa membantu. Kami iuran yang dikumpulkan dari pengurus Srikandi Dermawan kepada kedua orang tua balita tersebut,\u201d katanya.<\/p>\n<div id=\"attachment_14225\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-14225\" class=\"wp-image-14225\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/IMG-20210518-WA0176-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"338\" \/><p id=\"caption-attachment-14225\" class=\"wp-caption-text\">SRIKANDI Dermawan beri santunan balita penderita ginjal bocor di Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, Selasa (18\/5\/2021).<\/p><\/div>\n<p>Devi Melia mengatakan dalam kunjungan tersebut pihaknya mendengarkan keluhan yang dirasakan keluarga Jamaluddin.<\/p>\n<p>\u201cTidak hanya memberikan santunan, tadi juga kami sudah mendengarkan keluhan dari ibu dan bapaknya, Insya Allah keluhan tersebut akan kami teruskan ke Pak Bupati Dendi Ramadhona agar bisa dibantu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Devi mengatakan pihak Desa Tempel Rejo juga siap membantu pengobatan dan memfasilitasi terkait surat menyurat yang diperlukan penderita.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah dari pihak Desa Tempel Rejo juga siap membantu pengobatan dan surat- surat yang diperlukan bagi Jamaluddin&#8221; katanya<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga akan menyampaikan keluhan yang diderita oleh Jamaluddin ke Baznas Pesawaran, supaya pihak Baznas dapat membantu meringankan beban pengobatan Jamaluddin,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Devi berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk kesembuhan Jamaluddin.<\/p>\n<p>\u201cSemoga bantuan ini bisa membantu meringankan biaya pengobatan Jamaluddin agar bisa segera sembuh dan ceria seperti sedia kala,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Mustofa ayah dari Jamaluddin mengucapkan terima kasih kepada rombongan Srikandi Dermawan yang telah membesuk serta memberikan santunan kepada anaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih atas kunjungan dan santunan yang telah diberikan kepada kami, semoga apa yang dilakukan Srikandi Dermawan Pesawaran mendapatkan balasan dari Allah SWT,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Mustopa juga menceritakan sebelum menderita ginjal bocor, Jamaluddin sangat aktif dan ceria. Namun, sejak awal puasa keceriaan anaknya hilang setelah menderita penyakit ginjal bocor.<\/p>\n<p>&#8220;Sebelum sakit anak saya memang aktif jalan kesana kesini tapi sekarang hanya bisa berbaring saja ditempat tidur,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Mustopa berharap kepada para dermawan agar dapat membantu meringankan beban pengobatan Jamaluddin, agar bisa segera sembuh dari penyakitnya.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga ada orang baik yang akan membantu pengobatan anak saya, kalau untuk saat ini kami membutuhkan BPJS kesehatan, karena anak saya memang belum memiliki BPJS untuk membantu pengobatannya,&#8221; ucapnya. (*\/doni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Pengurus Srikandi Dermawan Kabupaten Pesawaran memberikan santunan kepada Jamaluddin, balita berusia 3,5 tahun penderita ginjal bocor di Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Selasa (18\/5\/2021). Penyerahan santunan tersebut didampingi Kepala Desa Tempel Rejo Heru Mulyawan yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes) Ronto. Koordinator Srikandi Dermawan, Devi Melia Rama mengatakan bantuan tersebut langsung diserahkan kepada orang tua balita tersebut, Mustofa dan istrinya Siti. \u201cTadi langsung menyerahkan santunan yang tidak seberapa namun semoga bisa membantu. Kami iuran yang dikumpulkan dari pengurus Srikandi Dermawan kepada kedua orang tua balita tersebut,\u201d katanya. Devi Melia mengatakan dalam kunjungan tersebut pihaknya mendengarkan keluhan yang dirasakan keluarga Jamaluddin. \u201cTidak hanya memberikan santunan, tadi juga kami sudah mendengarkan keluhan dari ibu dan bapaknya, Insya Allah keluhan tersebut akan kami teruskan ke Pak Bupati Dendi Ramadhona agar bisa dibantu,\u201d ujarnya. Devi mengatakan pihak Desa Tempel Rejo juga siap membantu pengobatan dan memfasilitasi terkait surat menyurat yang diperlukan penderita. &#8220;Alhamdulillah dari pihak Desa Tempel Rejo juga siap membantu pengobatan dan surat- surat yang diperlukan bagi Jamaluddin&#8221; katanya &#8220;Kami juga akan menyampaikan keluhan yang diderita oleh Jamaluddin ke Baznas Pesawaran, supaya pihak Baznas dapat membantu meringankan beban pengobatan Jamaluddin,&#8221; ujarnya. Devi berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk kesembuhan Jamaluddin. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14226,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[],"class_list":["post-14224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-pesawaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14224"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14224\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}