{"id":13181,"date":"2021-04-13T21:53:09","date_gmt":"2021-04-13T14:53:09","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=13181"},"modified":"2021-04-13T21:53:09","modified_gmt":"2021-04-13T14:53:09","slug":"buka-lapangan-kerja-kades-harapan-jaya-launching-wisata-bukit-lentana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/04\/13\/buka-lapangan-kerja-kades-harapan-jaya-launching-wisata-bukit-lentana\/","title":{"rendered":"Buka Lapangan Kerja, Kades Harapan Jaya &#8216;Launching&#8217; Wisata Bukit Lentana"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id)<\/strong>: Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai memiliki banyak potensi wisata alam, salah satunya Wisata Alam Bukit Lentana yang potensi wisata yang baru diresmikan pada Minggu (11\/04\/2021), yang dihadiri Kepala BPD, Komunitas dan pemuda pegiat wisata di Desa Harapan Jaya.<\/p>\n<p>Kepada lampungbarometer.id Kepala Desa Harapan Jaya S. Cokro Aminoto kepada mengatakan dibukanya lokasi wisata baru ini diharapkan bisa menambah lapangan pekerjaan sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan bisa meningkatkan PAD Desa.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga dengan dibukanya lokasi wisata yang baru ini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, menambah lapangan pekerjaan dan bisa meningkatkan PAD Desa Harapan Jaya ini,&#8221; kata Cokro.<\/p>\n<p>Cokro menyampaikan untuk tiket masuk di lokasi Wisata Alam Bukit Lentana sangat murah dan terjangkau oleh semua kalangan.<\/p>\n<div id=\"attachment_13183\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-13183\" class=\"wp-image-13183\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/IMG-20210412-WA0292-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\" \/><p id=\"caption-attachment-13183\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>KADES<\/strong> Harapan Jaya S. Cokro Aminoto meresmikan tempat wisata Bukit Lentana, Minggu (11\/4\/2021).<\/em><\/p><\/div>\n<p>&#8220;Tiket masuk tempat wisata Bukit Lentana yang baru kita resmikan ini sangat murah dan bisa terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Untuk tarif sepeda motor Rp5.000, tenda Rp20.000 dan parkir mobil Rp15.000,&#8221; jelasnya. (Nawir\/Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai memiliki banyak potensi wisata alam, salah satunya Wisata Alam Bukit Lentana yang potensi wisata yang baru diresmikan pada Minggu (11\/04\/2021), yang dihadiri Kepala BPD, Komunitas dan pemuda pegiat wisata di Desa Harapan Jaya. Kepada lampungbarometer.id Kepala Desa Harapan Jaya S. Cokro Aminoto kepada mengatakan dibukanya lokasi wisata baru ini diharapkan bisa menambah lapangan pekerjaan sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan bisa meningkatkan PAD Desa. &#8220;Semoga dengan dibukanya lokasi wisata yang baru ini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, menambah lapangan pekerjaan dan bisa meningkatkan PAD Desa Harapan Jaya ini,&#8221; kata Cokro. Cokro menyampaikan untuk tiket masuk di lokasi Wisata Alam Bukit Lentana sangat murah dan terjangkau oleh semua kalangan. &#8220;Tiket masuk tempat wisata Bukit Lentana yang baru kita resmikan ini sangat murah dan bisa terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Untuk tarif sepeda motor Rp5.000, tenda Rp20.000 dan parkir mobil Rp15.000,&#8221; jelasnya. (Nawir\/Ansori)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13184,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-13181","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pariwisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13181","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13181"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13181\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}