{"id":13125,"date":"2021-04-09T13:37:50","date_gmt":"2021-04-09T06:37:50","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=13125"},"modified":"2021-04-09T13:37:50","modified_gmt":"2021-04-09T06:37:50","slug":"jelang-puasa-ramadhan-tp-pkk-desa-way-urang-gelar-rakor-di-tanjung-putus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/04\/09\/jelang-puasa-ramadhan-tp-pkk-desa-way-urang-gelar-rakor-di-tanjung-putus\/","title":{"rendered":"Jelang Puasa Ramadhan TP-PKK Desa Way Urang Gelar Rakor di Tanjung Putus"},"content":{"rendered":"<p><strong>PESAWARAN (lampungbarometer.id):<\/strong> Menjelang Bulan Suci Ramadhan Tahun 2021 TP-PKK Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Tanjung Putus, Desa Sukarame, Kecamatan Punduh Pidada, Kamis (8\/4\/2021).<\/p>\n<p>Kegiatan Rakor yang dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Padang Cermin Rusiem dan seluruh PKK Desa Way Urang ini, membahas beberapa, di antara peran PKK dalam menindaklanjuti intruksi Pemerintah Pusat dan imbauan pemerintah daerah terkait percepatan penanganan penyebaran wabah Covid-19.<\/p>\n<p>Ketua TP-PKK Desa Way Urang, Rohemah kepada Lampung Barometer menyampaikan kegiatan rakor ini dilaksanakan di Tanjung Putus karena memang sudah menjadi jadwal rakor bulanan sekaligus dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan.<\/p>\n<p>&#8220;Kegiatan Rakor TP. PKK Desa Way Urang bulan ini sengaja kita laksanakan di Tanjung Putus. Selain untuk menyambut Ramadhan, sekaligus mengapresiasi kerja keras Pengurus TP PKK Desa Way Urang selama ini dalam membangun desa melalui program-program PKK,&#8221; kata Rohemah.<\/p>\n<div id=\"attachment_13126\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-13126\" class=\"wp-image-13126\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/IMG-20210409-WA0095-300x178.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"284\" \/><p id=\"caption-attachment-13126\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>TP PKK<\/strong> Desa Way Urang sambut Bulan Suci Ramadhan dengan menggelar Rakor di Tanjung Putus, Kamis (8\/4\/2021).<\/em><\/p><\/div>\n<p>Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Padang Cermin Rusiem menyampaikan selama Bulan Suci Ramadhan semua kegiatan PKK di Kecamatan Padang Cermin distop sementara agar fokus menjalankan ibadah puasa.<\/p>\n<p>&#8220;Selama Bulan Ramadhan semua kegiatan PKK di Kecamatan Padang Cermin kita stop dulu supaya semua bisa fokus menjalankan ibadah puasa,&#8221; ujanya. (Nawir\/ Ansori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PESAWARAN (lampungbarometer.id): Menjelang Bulan Suci Ramadhan Tahun 2021 TP-PKK Desa Way Urang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Tanjung Putus, Desa Sukarame, Kecamatan Punduh Pidada, Kamis (8\/4\/2021). Kegiatan Rakor yang dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Padang Cermin Rusiem dan seluruh PKK Desa Way Urang ini, membahas beberapa, di antara peran PKK dalam menindaklanjuti intruksi Pemerintah Pusat dan imbauan pemerintah daerah terkait percepatan penanganan penyebaran wabah Covid-19. Ketua TP-PKK Desa Way Urang, Rohemah kepada Lampung Barometer menyampaikan kegiatan rakor ini dilaksanakan di Tanjung Putus karena memang sudah menjadi jadwal rakor bulanan sekaligus dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan. &#8220;Kegiatan Rakor TP. PKK Desa Way Urang bulan ini sengaja kita laksanakan di Tanjung Putus. Selain untuk menyambut Ramadhan, sekaligus mengapresiasi kerja keras Pengurus TP PKK Desa Way Urang selama ini dalam membangun desa melalui program-program PKK,&#8221; kata Rohemah. Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Padang Cermin Rusiem menyampaikan selama Bulan Suci Ramadhan semua kegiatan PKK di Kecamatan Padang Cermin distop sementara agar fokus menjalankan ibadah puasa. &#8220;Selama Bulan Ramadhan semua kegiatan PKK di Kecamatan Padang Cermin kita stop dulu supaya semua bisa fokus menjalankan ibadah puasa,&#8221; ujanya. (Nawir\/ Ansori)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13127,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-13125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13125\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}