{"id":12942,"date":"2021-03-31T18:52:44","date_gmt":"2021-03-31T11:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=12942"},"modified":"2021-03-31T18:52:44","modified_gmt":"2021-03-31T11:52:44","slug":"kapolri-tetapkan-1-062-polsek-tidak-bisa-lagi-melakukan-penyidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/03\/31\/kapolri-tetapkan-1-062-polsek-tidak-bisa-lagi-melakukan-penyidikan\/","title":{"rendered":"Kapolri Tetapkan 1.062 Polsek Tidak Bisa Lagi Melakukan Penyidikan"},"content":{"rendered":"<p><em>Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Ilustrasi)<\/em><\/p>\n<p><strong>JAKARTA (lampungbarometer.id)<\/strong>: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Keputusan Nomor: Kep\/613\/III\/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu per tanggal 23 Maret 2021.<\/p>\n<p>Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri ini sebanyak 1.062\u00a0Polsek\u00a0di seluruh Indonesia tidak bisa melakukan proses penyidikan suatu perkara, hanya untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cDalam rangka menindaklanjuti program prioritas Kapolri yang disampaikan saat acara commander wish Kapolri pada 28 Januari 2021, dipandang perlu menetapkan keputusan,\u201d ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dikutip dari SK Kapolri, Rabu (31\/3\/2021).<\/p>\n<p>Berikut jumlah Polsek yang dihilangkan fungsi penyidikan perkara dan hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) berdasarkan wilayah provinsi:<\/p>\n<p>1. Aceh: 80 Polsek<br \/>\n2. Sumatera Utara: 19 Polsek<br \/>\n3. Sumatera Barat: 22 Polsek<br \/>\n4. Riau: 20 Polsek<br \/>\n5. Jambi: 15 Polsek<br \/>\n6. Sumatera Selatan: 22 Polsek<br \/>\n7. Bengkulu: 15 Polsek<br \/>\n8. Lampung: 16 Polsek<br \/>\n9. Kepulauan Bangka Belitung: 21 Polsek<br \/>\n10. Kepulauan Riau: 9 Polsek<br \/>\n11. Jawa Barat: 81 Polsek<br \/>\n12. Jawa Tengah: 129 Polsek<br \/>\n13. DI Yogyakarta: 4 Polsek<br \/>\n14. Jawa Timur: 209 Polsek<br \/>\n15. Banten: 8 Polsek<br \/>\n16. Bali: 1 Polsek<br \/>\n17. Nusa Tenggara Barat: 8 Polsek<br \/>\n18. Nusa Tenggara Timur: 25 Polsek<br \/>\n19. Kalimantan Barat: 27 Polsek<br \/>\n20. Kalimantan Selatan: 59 Polsek<br \/>\n21. Kalimantan Tengah: 16 Polsek<br \/>\n22. Kalimantan Timur: 5 Polsek<br \/>\n23. Kalimantan Utara: 10 Polsek<br \/>\n24. Sulawesi Utara: 26 Polsek<br \/>\n25. Sulawesi Tengah: 20 Polsek<br \/>\n26. Sulawesi Selatan: 14 Polsek<br \/>\n27. Sulawesi Tenggara: 15 Polsek<br \/>\n28. Gorontalo: 14 Polsek<br \/>\n29. Sulawesi Barat: 33 Polsek<br \/>\n30. Maluku: 17 Polsek<br \/>\n31. Maluku Utara: 10 Polsek<br \/>\n32. Papua: 80 Polsek<br \/>\n33. Papua Barat: 12 Polsek<br \/>\n(dikutip dari berbagai sumber)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Ilustrasi) JAKARTA (lampungbarometer.id): Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Keputusan Nomor: Kep\/613\/III\/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Pada Daerah Tertentu per tanggal 23 Maret 2021. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri ini sebanyak 1.062\u00a0Polsek\u00a0di seluruh Indonesia tidak bisa melakukan proses penyidikan suatu perkara, hanya untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. \u201cDalam rangka menindaklanjuti program prioritas Kapolri yang disampaikan saat acara commander wish Kapolri pada 28 Januari 2021, dipandang perlu menetapkan keputusan,\u201d ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dikutip dari SK Kapolri, Rabu (31\/3\/2021). Berikut jumlah Polsek yang dihilangkan fungsi penyidikan perkara dan hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) berdasarkan wilayah provinsi: 1. Aceh: 80 Polsek 2. Sumatera Utara: 19 Polsek 3. Sumatera Barat: 22 Polsek 4. Riau: 20 Polsek 5. Jambi: 15 Polsek 6. Sumatera Selatan: 22 Polsek 7. Bengkulu: 15 Polsek 8. Lampung: 16 Polsek 9. Kepulauan Bangka Belitung: 21 Polsek 10. Kepulauan Riau: 9 Polsek 11. Jawa Barat: 81 Polsek 12. Jawa Tengah: 129 Polsek 13. DI Yogyakarta: 4 Polsek 14. Jawa Timur: 209 Polsek 15. Banten: 8 Polsek 16. Bali: 1 Polsek 17. Nusa Tenggara Barat: 8 Polsek 18. Nusa Tenggara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12768,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-12942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12942\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}