{"id":12632,"date":"2021-03-11T18:25:00","date_gmt":"2021-03-11T11:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=12632"},"modified":"2021-03-11T18:25:00","modified_gmt":"2021-03-11T11:25:00","slug":"pejabat-lampung-selatan-harus-mampu-berinovasi-membangun-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/03\/11\/pejabat-lampung-selatan-harus-mampu-berinovasi-membangun-daerah\/","title":{"rendered":"Pejabat Lampung Selatan Harus Mampu Berinovasi Membangun Daerah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id):<\/strong>\u00a0 Pejabat harus mampu berinovasi dalam membangun daerah karena inovasi merupakan salah satu poin penting dalam percepatan pembangunan yang telah dicanangkan dalam visi misi kepala daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. dalam sambutannya saat Sosialisasi Pelaporan Indek Inovasi Daerah (IID) dan Penilaian Indek Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021 di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (10\/3\/2021), dan dibuka Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi tidak usah ragu-ragu dalam berinovasi karena kalaupun gagal tidak ada pidananya,\u201d ujar mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia berharap seluruh kepala OPD di Pemkab Lampung Selatan mampu melakukan terobosan dan menciptakan inovasi di berbagai bidang. Sebab tidak menutup kemungkinan para pejabat tersebut akan dievaluasi jika tidak sanggup mengemban amanah dan tidak dapat memberikan kinerja yang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKepala OPD harus mampu merespons apa yang menjadi keinginan Pak Bupati. Kalau sampai tidak direspons bukan <em>something wrong<\/em>\u00a0lagi, tetapi banyak yang salah dalam pelaksanaan di OPD sehingga nanti jangan salah kalau Pak Bupati mengevaluasi kinerja OPD,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya tidak memprovokasi Pak Bupati, tapi untuk kepentingan Lampung Selatan juga Provinsi Lampung. Oleh karena itu, kami hadir di sini diminta Pak Gubernur untuk mendorong Lampung Selatan bisa kompetitif dengan kabupaten lainnya,\u201d ucapnya menambahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Bupati Nanang Ermanto berharap agar seluruh peserta kegiatan bersungguh-sungguh, sehingga hasil kegiatan ini dapat segera ditindaklanjuti dan diimplementasikan dalam Pelaporan Indeks Inovasi Daerah (IID).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya sangat mendukung kegiatan ini, karena memang saat ini kita sedang membangun sistem pemerintahan yang baik dengan kreativitas dan inovasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nanang juga menyampaikan pandemi global yang tengah melanda, mengajarkan kita melakukan berbagai terobosan dan inovasi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Beberapa inovasi yang ia lakukan di antaranya yaitu mengubah lahan tidur di areal rumah dinas bupati menjadi lahan produktif dan inovatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kini lahan tidur seluas 2,5 hektar itu diubah menjadi Kebun Edukasi yang dibangun tanpa menggunakan dana APBD Lampung Selatan, melainkan dengan swadaya semangat gotong royong kepala OPD dan para pelaku usaha. Selain Kebun Edukasi, ada juga GOR Way Handak dan Agrowisata yang kini sudah berjalan. Saya tanamkan kebersamaan dan gotong royong,\u201d ungkap Nanang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan ini Bupati juga menyampaikan pihaknya tengah membentuk BUMD, yang kini sedang dalam tahap pembahasan di DPRD. Menurut Nanang, Lampung Selatan memiliki posisi sangat strategis, oleh sebab itu pihaknya tidak mau hanya jadi penonton.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan hadirnya BUMD ini, kita bisa ikut serta dalam kegiatan proyek pembangunan strategis di Lampung Selatan,\u201d ujarnya. (red)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id):\u00a0 Pejabat harus mampu berinovasi dalam membangun daerah karena inovasi merupakan salah satu poin penting dalam percepatan pembangunan yang telah dicanangkan dalam visi misi kepala daerah. Hal itu disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. dalam sambutannya saat Sosialisasi Pelaporan Indek Inovasi Daerah (IID) dan Penilaian Indek Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021 di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (10\/3\/2021), dan dibuka Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto. \u201cJadi tidak usah ragu-ragu dalam berinovasi karena kalaupun gagal tidak ada pidananya,\u201d ujar mantan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung ini. Dia berharap seluruh kepala OPD di Pemkab Lampung Selatan mampu melakukan terobosan dan menciptakan inovasi di berbagai bidang. Sebab tidak menutup kemungkinan para pejabat tersebut akan dievaluasi jika tidak sanggup mengemban amanah dan tidak dapat memberikan kinerja yang baik. \u201cKepala OPD harus mampu merespons apa yang menjadi keinginan Pak Bupati. Kalau sampai tidak direspons bukan something wrong\u00a0lagi, tetapi banyak yang salah dalam pelaksanaan di OPD sehingga nanti jangan salah kalau Pak Bupati mengevaluasi kinerja OPD,\u201d katanya. \u201cSaya tidak memprovokasi Pak Bupati, tapi untuk kepentingan Lampung Selatan juga Provinsi Lampung. Oleh karena itu, kami hadir di sini diminta Pak Gubernur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12633,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-12632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-barometer-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12632","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12632\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}