{"id":12185,"date":"2021-02-24T01:43:19","date_gmt":"2021-02-23T18:43:19","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=12185"},"modified":"2021-02-24T01:43:19","modified_gmt":"2021-02-23T18:43:19","slug":"kereen-sman-2-pringsewu-dukung-kegiatan-ekstra-dan-wira-usaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/02\/24\/kereen-sman-2-pringsewu-dukung-kegiatan-ekstra-dan-wira-usaha\/","title":{"rendered":"Kereen! SMAN 2 Pringsewu Dukung Kegiatan Ekstra Dan Wira Usaha"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PRINGSEWU (lampungbarometer.id)<\/strong>: Kepala SMAN 1 Abung Semuli (SMANSA MULI) Lampung Utara Drs. M. Suharyadi, M.Pd. mengaku kagum dengan kebersihan dan keasrian lingkungan SMAN 2 Pringsewu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu disampaikan M. Suharyadi saat melakukan kunjungan kerja ke seolakh tersebut, Selasa (23\/2\/2021) bersama rombongan yang berjumlah 27 orang. &#8220;Sekolah ini bersih, tidak ada sampah padahal banyak pepohonan,&#8221; kata M. Suharyadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyikapi hal tersebut Kepala SMAN 2 Pringsewu Drs. Jumani Darjo, M.Pd. mengatakan sekolahnya menjaga kebersihan salah satunya dengan mengelola sampah organik menjadi pupuk cair dan pupuk humus yang bernilai jual. Pengelolaan sampah organik ini tujuan utamanya adalah menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan melatih siswa untuk hidup sehat serta mampu berwira usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berupaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar tampak asri sekaligus menanamkan jiwa berwira usaha kepada peserta didik. Oleh sebab itu sampah organik kita giling menjadi serpihan yang bisa digunakan sebagai pupuk dan bernilai jual. Jadi kami dibantu anak-anak (siswa, <em>red<\/em>) mencoba mengelola sampah organik menjadi bernilai lebih,\u201d ujar Drs. Jumani.<\/p>\n<div id=\"attachment_12187\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-12187\" class=\"wp-image-12187\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/IMG_20210223_132425-300x170.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\" \/><p id=\"caption-attachment-12187\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>TAMPAK<\/strong> beberapa siswa SMAN 2 Pringsewu sedang mengolah sampah dengan mesin pencacah <\/em><\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan pantauan <em>lampungbarometer.id,<\/em> tampak beberapa siswa sedang memasukan sampah dedaunan ke dalam mesin pencacah. Setelah <em>digiling<\/em> daun-daun yang telah menjadi serpihan itu kemudian dimasukkan ke dalam drum (tong) penampungan. Selanjutnya diberi obat khusus dan \u00a0disimpan dengan ditutup rapat beberapa hari sebelum siap digunakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepada <em>lampungbarometer.id,<\/em> Danang, salah satu siswa kelas 11 IPA mengatakan pengelolaan sampah di sekolahnya merupakan salah satu kelompok wira usaha. Menurut siswa yang bercita-cita menjadi anggota TNI ini, dia bersama beberapa siswa diberi tanggung jawab terhadap pengelolaan sampah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPengelolaan sampah masuk dalam klub PKWU Go Green, yakni kelompok wira usaha. Sampah yang bisa diolah adalah sampah daun, nanti hasilnya akan menjadi seperti ini. Jadi daun-daun yang kita giling dengan mesin pencacah ini akan menajdi serpihan. Semakinkencang putaran mesin maka semakin baik hasilnya,\u201d ujar Danang sambil menunjukkan hasil gilingannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Nurfauzi (juga siswa Kelas 11 IPA), menunjukkan beberapa drum plastik berisi \u00a0daun yang telah digiling. Dia menjelaskan, saat ini hasil pengelolaan sampah ini baru digunakan sebatas lingkungan sekolahnya.<\/p>\n<div id=\"attachment_12188\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-12188\" class=\"wp-image-12188\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/IMG_20210223_130259-300x170.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\" \/><p id=\"caption-attachment-12188\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>SISWA-SISWI<\/strong> tampak semangat dan semringah, mereka mengaku bangga dan senang bisa bersekolah di SMAN 2 Pringsewu.<\/em><\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni yang sudah digiling Pak. Nanti bisa digunakan baik cair maupun yang berupa limbah seperti ini. Dan ini laku dijual,\u201d ujar Nurfauzi, yang mengaku merasa bangga bisa bersekolah di SMAN 2 Pringsewu yang diamini dua rekannya yang lain Devin dan M. Iqbal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain pengelolaan sampah, SMAN 2 Pringsewu juga mendukung kegiatan ekstra kurikuler. Bahkan, sekolah ini memiliki belasan kegiatan ekstra kurikuler, di antaranya Pramuka, Paskibra, Olah Raga, Paduan Suara, Musik dll.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota ekstra kurikuler Musik Tina dan Adel, saat ditanya tentang perhatian sekolah terhadap kegiatan ekstra kurikuler di sekolahnya, mengatakan perhatian pihak sekolah cukup baik dan sangat mendukung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami senang sekolah di sini karena bukan hanya kegiatan pembelajaran yang didukung oleh sekolah tapi juga kegiatan ekstrakurikuler mendapat dukungan,\u201d ujar Tina dan Adel. (Herdi\/AK)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PRINGSEWU (lampungbarometer.id): Kepala SMAN 1 Abung Semuli (SMANSA MULI) Lampung Utara Drs. M. Suharyadi, M.Pd. mengaku kagum dengan kebersihan dan keasrian lingkungan SMAN 2 Pringsewu. Hal itu disampaikan M. Suharyadi saat melakukan kunjungan kerja ke seolakh tersebut, Selasa (23\/2\/2021) bersama rombongan yang berjumlah 27 orang. &#8220;Sekolah ini bersih, tidak ada sampah padahal banyak pepohonan,&#8221; kata M. Suharyadi. Menyikapi hal tersebut Kepala SMAN 2 Pringsewu Drs. Jumani Darjo, M.Pd. mengatakan sekolahnya menjaga kebersihan salah satunya dengan mengelola sampah organik menjadi pupuk cair dan pupuk humus yang bernilai jual. Pengelolaan sampah organik ini tujuan utamanya adalah menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan melatih siswa untuk hidup sehat serta mampu berwira usaha. \u201cKami berupaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar tampak asri sekaligus menanamkan jiwa berwira usaha kepada peserta didik. Oleh sebab itu sampah organik kita giling menjadi serpihan yang bisa digunakan sebagai pupuk dan bernilai jual. Jadi kami dibantu anak-anak (siswa, red) mencoba mengelola sampah organik menjadi bernilai lebih,\u201d ujar Drs. Jumani. Berdasarkan pantauan lampungbarometer.id, tampak beberapa siswa sedang memasukan sampah dedaunan ke dalam mesin pencacah. Setelah digiling daun-daun yang telah menjadi serpihan itu kemudian dimasukkan ke dalam drum (tong) penampungan. Selanjutnya diberi obat khusus dan \u00a0disimpan dengan ditutup rapat beberapa hari sebelum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12186,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-12185","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorised"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12185","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12185"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12185\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12185"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12185"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12185"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}