{"id":11662,"date":"2021-01-31T23:59:41","date_gmt":"2021-01-31T16:59:41","guid":{"rendered":"https:\/\/sementara.biz.id\/?p=11662"},"modified":"2021-01-31T23:59:41","modified_gmt":"2021-01-31T16:59:41","slug":"capacity-building-jadi-fokus-rapat-kerja-rpa-kota-bandar-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/2021\/01\/31\/capacity-building-jadi-fokus-rapat-kerja-rpa-kota-bandar-lampung\/","title":{"rendered":"Capacity Building&#8217; Jadi Fokus Rapat Kerja RPA Kota Bandar Lampung"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id)<\/strong>: Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kota Bandar Lampung menyelenggarakan Rapat Kerja I Tahun 2021 dengan Tema &#8220;Penguatan Solidaritas Internal Menuju Kinerja yang Produktif dan Progresif&#8221; di Aula Seven Selfie, Kecamatan Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Minggu (31\/1\/2021).<\/p>\n<p>Program Kerja Tahun Pertama RPA Kota Bandar Lampung fokus pada Capacity Building sebagai suatu proses yang dapat meningkatkan kemampuan anggota untuk mencapai tujuan-tujuan yang dicita-citakan RPA Kota Bandar Lampung.<\/p>\n<p>Ketua RPA Kota Bandar Lampung Miftahul Mu&#8217;izz mengatakan kasus kekerasan pada perempuan dan anak menjadi pekerjaan rumah yang harus RPA minimalisasi.<\/p>\n<div id=\"attachment_11663\" style=\"width: 410px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-11663\" class=\"wp-image-11663\" src=\"https:\/\/sementara.biz.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/IMG-20210131-WA0177-200x112.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"225\" \/><p id=\"caption-attachment-11663\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>RPA<\/strong> Kota Bandar Lampung melaksanakan Rapat Kerja.<\/em><\/p><\/div>\n<p>&#8220;Oleh sebab itu, penguatan internal pengurus sangat penting, jika capacity building anggota kuat artinya progam RPA Kota langkahnya jelas,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Bidang Advokasi Pengurus Wilayah RPA Lampung Siti Khoiriah mengatakan pengurus harus mampu membuat gerakan yang relevan dengan situasi pandemi Covid-19 ini yang dapat menyebabkan naiknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak.<\/p>\n<p>&#8220;Misalnya penguatan ekonomi mandiri pada ibu-ibu rumah tangga untuk meminalisasi kekerasan terhadap perempuan dan anak,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia juga mengatakan agar pengurus mampu bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak.<\/p>\n<p>&#8220;Kepolisian, kejaksaan, dan dinas sosial bisa kita ajak untuk bekerja sama, kita dapat melakukan riset dan mengumpulkan data yang ada di masyarakat,&#8221; ujar Siti Khoiriah. (Sela\/red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kota Bandar Lampung menyelenggarakan Rapat Kerja I Tahun 2021 dengan Tema &#8220;Penguatan Solidaritas Internal Menuju Kinerja yang Produktif dan Progresif&#8221; di Aula Seven Selfie, Kecamatan Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Minggu (31\/1\/2021). Program Kerja Tahun Pertama RPA Kota Bandar Lampung fokus pada Capacity Building sebagai suatu proses yang dapat meningkatkan kemampuan anggota untuk mencapai tujuan-tujuan yang dicita-citakan RPA Kota Bandar Lampung. Ketua RPA Kota Bandar Lampung Miftahul Mu&#8217;izz mengatakan kasus kekerasan pada perempuan dan anak menjadi pekerjaan rumah yang harus RPA minimalisasi. &#8220;Oleh sebab itu, penguatan internal pengurus sangat penting, jika capacity building anggota kuat artinya progam RPA Kota langkahnya jelas,&#8221; ujarnya. Bidang Advokasi Pengurus Wilayah RPA Lampung Siti Khoiriah mengatakan pengurus harus mampu membuat gerakan yang relevan dengan situasi pandemi Covid-19 ini yang dapat menyebabkan naiknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak. &#8220;Misalnya penguatan ekonomi mandiri pada ibu-ibu rumah tangga untuk meminalisasi kekerasan terhadap perempuan dan anak,&#8221; katanya. Ia juga mengatakan agar pengurus mampu bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak. &#8220;Kepolisian, kejaksaan, dan dinas sosial bisa kita ajak untuk bekerja sama, kita dapat melakukan riset dan mengumpulkan data yang ada di masyarakat,&#8221; ujar Siti Khoiriah. (Sela\/red)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11664,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-11662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kota-bandar-lampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11662"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11662\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampungbarometer.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}