KesehatanLampung Selatan

Putus Penyebaran DBD, Dinkes Lamsel Fogging Dua Desa

139
×

Putus Penyebaran DBD, Dinkes Lamsel Fogging Dua Desa

Sebarkan artikel ini

Lampung Selatan (LB): Warga Desa Way Galih inisial X (24) yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada 5-9 April 2024 kembali pulih setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Airan Raya.

Menindaklanjuti fenomena tersebut untuk memutus rantai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan melakukan fogging di Dusun 3, Desa Way Galih dan Dusun 3A, Desa Sabah Balau, Sabtu (13/4/2024).

Fogging ini bertujuan membunuh nyamuk Aedes Aegypti dewasa yang aktif berkeliaran serta meredam masyarakat tentang kekhawatiran kasus DBD yang semakin meningkat. Selain fogging, petugas juga melakukan penyuluhan dan edukasi tentang pencegahan DBD kepada masyarakat.

Bupati melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau warga mewaspadai potensi DBD atau malaria dengan menerapkan bebagai upaya saat musim hujan yang akan datang.

“Masyarakat bisa mengantisipasi terjadinya kasus DBD dan malaria dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” katanya.

“Untuk menghadapi musim hujan kami berharap masyarakat tetap bisa menjaga lingkungan masing-masing jangan sampai ada tempat-tempat yang memungkinkan untuk berkembang biak nyamuk,” ucapnya.

Selain fogging, Dinas Kesehatan Lampung Selatan juga berkoordinasi dengan lintas program maupun lintas sektor, Promkes Kesling dan PJ DBD.

“Selain itu kami juga melakukan antisipasi kasus DBD dengan beberapa kegiatan, seperti penyuluhan di desa-desa melalui kegiatan Posyandu, Posbindu, memantau jentik nyamuk bersama kader jumantik, menyiapkan rapid DBD pada pasien demam yang datang ke Puskesmas dengan kriteria susfect DBD. (kmf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *