AdvertorialPesawaran

Pesawaran Investment Promotion, Inovasi Bupati Pesawaran Jaring Para Investor

121
×

Pesawaran Investment Promotion, Inovasi Bupati Pesawaran Jaring Para Investor

Sebarkan artikel ini

Jakarta (LB): Kabupaten Pesawaran bercita-cita menjadi kabupaten yang maju sejahtera dengan masyarakat yang produktif.

Hal itu ditegaskan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat membuka Pesawaran Investment Promotion (PIP) Tahun 2024 di Gedung T Tower Bank BJB Jakarta, Jumat (1/3/24). Kegiatan ini digelar oleh Pemkab Pesawaran berkerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten (BJB), Tbk. Cabang Bandar Lampung.

Kegiatan Pesawaran Investment Promotion (PIP) merupakan salah satu program inovasi Bupati Dendi Ramadhona dalam menjaring investor untuk berinvestasi di Kabupaten Pesawaran.

Dalam sambutannya, Dendi menyampaikan Pemerintah Kabupaten Pesawaran saat ini terus berupaya melakukan pembangunan berbasis inovasi untuk meningkatkan daya saing daerah.

Program inovasi itu bertujuan mempercepat perkembangan daerah dan sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi, antara lain industri, pariwisata, dan perdagangan sehingga dapat menciptakan lapangan kerja.

Dendi berharap melalui PIP ini para peserta bisa mendapatkan gambaran mengenai sumber daya potensi serta informasi akurat mengenai peluang investasi di Kabupaten Pesawaran. Dalam kegiatan ini Dendi memaparkan berbagai potensi Kabupaten Pesawaran di hadapan beberapa kementerian RI, KADIN dan calon investor.

“Saat ini Pemkab Pesawaran tengah berinovasi dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Teluk Pandan dan membangun Kawasan Industri (KI) Tegineneng,” ucap Dendi.

JARING INVESTOR. Pemkab Pesawaran menggelar Pesawaran Investment Promotion (PIP) Tahun 2024 di Gedung T Tower Bank BJB Jakarta, Jumat (1/3/24). Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten (BJB), Tbk. Cabang Bandar Lampung dalam upaya menjaring investor.

Bupati Kabupaten berjuluk Bumi Wisata Sejuta Pesona itu menjelaskan pariwisata menjadi salah satu sektor strategis yang dapat digali di Kabupaten Pesawaran. Fokus pengembangan ialah rencana pembangunan Kawasan Industri (KI) Tegineneng yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selanjutnya, dia juga mengatakan Pesawaran sangat terbuka untuk kalangan dunia usaha guna bisa menjalin sinergi dan kerja sama.

“Kami memiliki regulasi yang pro untuk dunia usah, tentunya disesuaikan dengan kearifan lokal,” ujarnya.

Menurut Dendi, Pesawaran terus berusaha menjadi tuan rumah yang baik dan memudahkan segala proses perizinan melalui program Pelayanan Perizinan Secara Online melalui program Online Single Submission (OSS).

“Dukungan penuh Pemkab Pesawaran dalam hal regulasi dan keberpihakan kepada investor dengan memberikan insentif dan kemudahan investasi,” jelasnya.

Diinformasikan, PIP sebelumnya pernah dilaksanakan pada 2017 dan 2018 kemudian terhalang pandemi Covid – 19 sehingga harus vakum selama 5 tahun, dan tahun 2024 PIP kembali dimulai sebagai momentum kebangkitan dunia investasi di Pesawaran.

“Pada even Pesawaran Investment Promotion 2018 lalu menghasilkan para investor yang berinvestasi di Kabupaten Pesawaran, salah satunya Hurun Beach Resort atau JW Marriot Hotel yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Teluk Pandan,” imbuhnya.

Disebutkan investasi yang bernilai hampir Rp 400 miliar tersebut segera beroperasi pada April 2024 mendatang. Dendi menegaskan investasi ini bukan hanya tentang uang melainkan juga tentang ilmu dan pengalaman untuk investasi jangka panjang yang kita buktikan ke depan maju bersama.

Sementara itu, CEO Regional Bank BJB Adie Arief Wibawa berterima kasih kepada seluruh investor yang telah menghadiri kegiatan yang sangat penting ini. Dia yakin kegiatan ini bisa membawa kontribusi positif untuk Pesawaran dan juga Bank BJB.

“Dengan kehadiran Bank BJB di Lampung sebagai mitra di Kabupaten Pesawaran nantinya bisa bersinergi dengan para investor untuk membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih maju,” ujarnya.

Ia menambahkan Bank BJB memiliki prinsip sebagai jasa pembangunan tentu harus memberikan hal – hal yang terbaik dalam digitalisasi dan terus dikembangkan supaya dapat kompetitif dengan yang lainnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPP REI (Realestate Indonesia) Joko Santoso menyampaikan pengalamannya dalam berinvestasi di Kabupaten Pesawaran.

‚ÄúSelama ini saya sudah membuktikannya dengan mendapatkan banyak kemudahan dalam berinvestasi di Pesawaran khususnya terkait perizinan perumahan,” terangnya.

Turut hadir Direktur Manajemen Investasi Kemenparekraf RI, Ketua DPP REI Pusat, perwakilan Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Ivestasi/BKPM RI, perwakilan Kementerian ESDM RI, perwakilan Kementerian Perindustrian RI, Direktur Utama PLN, Ketua KADIN Indonesia, PHRI Pusat, para calon investor, para Penggiat Ekonomi dan Pembangunan Indonesia dan jajaran Direksi Bank BJB. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *