Lampung Timur

Pulang Antar Anak ke Pondok, Suami Istri Kecelakaan di Metro Kibang Gara-Gara Jalan Berlubang

72
×

Pulang Antar Anak ke Pondok, Suami Istri Kecelakaan di Metro Kibang Gara-Gara Jalan Berlubang

Sebarkan artikel ini

Lampung Timur (LB): Warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, Eko (36) mengalami luka cukup parah akibat kecelakaan tunggal setelah motor yang dikendarainya terperosok di jalan berlubang di ruas jalan penghubung Bandar Lampung-Kota Metro via Karang Anyar, Minggu (25/2/2024) sekitar Pukul 22.40 WIB.

Lokasi kecelakaan tepatnya di ruas jalan Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Kecelakaan terjadi akibat motor yang dikendarai korban bersama istrinya, Septi (35) masuk ke lubang yang menganga di badan jalan sehingga mengakibatkan keduanya terpental sehingga korban mengalami luka cukup parah di pelipis kanan, lebam di wajah dan kaki kiri patah.

Kecelakaan terjadi usai pasangan suami istri tersebut hendak pulang ke rumahnya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatimulyo setelah mengantar anaknya ke salah satu pondok pesantren di Lampung Timur.

“Kami mau pulang ke Jatimulyo, tadi saya dan suami abis nganter anak mondok. Pulangnya sampai malam karena hujan deras, jadi nunggu agak reda. Pas tadi tau-tau motornya masuk lobang dan kami jatuh. Kayaknya kaki suami saya tertimpa motor,” ucap istri korban sambil menangis.

Tim lampungbarometer.id yang kebetulan melintas dan melihat kedua korban tergeletak di badan jalan, kemudian membawa korban ke Puskesmas Rawat Inap Margototo, Metro Kibang, Lampung Timur agar segera mendapat penanganan. Sayangnya, tidak ada dokter jaga yang standby di puskesmas tersebut, hanya ada seorang staf dan petugas yang mengaku satpam.

Saat ditanya tentang jadwal dokter jaga yang seharusnya bertugas, staf Puskesmas menyebutkan dokter yang seharusnya melakukan piket adalah dokter Hatta.

“Sedang nggak ada dokter jaganya pak, tapi bisa calling by phone,” ujar staf Puskesmas tersebut.

Setelah sempat berdiskusi, pihak Puskesmas kemudian membawa korban ke salah satu rumah sakit di Kota Metro menggunakan ambulans.

Sementara itu, berdasar pantauan media siber lampungbarometer.id, kondisi jalan penghubung Bandar Lampung-Kota Metro lewat Karang Anyar mengalami rusak parah di beberapa titik. Selain itu, tidak ada lampu penerangan jalan sehingga membuat pengendara yang melintas di malam hari sangat berisiko mengalami kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor.

Salah satu warga bernama Gilang (26) kepada media ini mengatakan di ruas jalan tersebut memang sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan yang rusak parah.

“Kalau di sini memang sudah sering kejadian Pak, kayaknya minggu ini aja udah dua kali ada kecelakaan motor gara-gara masuk lobang,” ungkap Gilang. (Che)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *