Bandar Lampung

Warga Bandar Lampung ‘Ngeluh’ Setiap Hujan Jalan Pulau Bacan Terendam Air Hitam Pekat Bikin ‘Gatel’

148
×

Warga Bandar Lampung ‘Ngeluh’ Setiap Hujan Jalan Pulau Bacan Terendam Air Hitam Pekat Bikin ‘Gatel’

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): Warga Kelurahan Jagabaya 2, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung mengeluhkan ruas Jalan Pulau Bacan yang tergenang air berwarna hitam pekat beraroma tidak sedap setiap hujan turun cukup lebat.

Titik genangan air tepatnya berada di depan Toko Indomaret. Air yang diduga berasal dari luapan selokan itu naik ke badan jalan dan menggenang hingga mencapai betis orang dewasa. Selain beraroma tidak sedap, warga yang berdagang di sepanjang lokasi genangan air, juga mengeluhkan cipratan air dari kendaraan yang melintas mengotori tempat usaha mereka.

“Saya sampai buat penghalang talang air supaya air tidak masuk, kalau nggak bisa segini air di dalam,” ucap Fadli yang membuka usaha jual air mineral isi ulang, sambil menunjuk ke arah betisnya, Sabtu (24/2/2024).

Ketika ditanya penyebab genangan air yang cukup tinggi tersebut, dia mengatakan air ini berasal dari selokan di sepanjang jalan yang mampat sehingga air tidak mengalir, sebaliknya malah naik ke badan jalan.

“Setiap hujan agak deres memang gini Pak, air dari comberan naik semua ke jalan. Selain bau, air ini juga bikin kulit kita jadi gatal-gatal,” ucapnya

Pemuda berusia 26 tahun ini berharap, Pemerintah Kota Bandar Lampung segera membenahi drainase sepanjang Jalan Pulau Bacan sehingga, air tidak menggenang dan masuk ke rumah warga.

Warga lainnya, yang mengaku bernama Aminah (55) mengatakan hal yang sama. Menurutnya, luapan air selokan yang menggenang ini cukup meresahkan karena jika terkena kulit bisa mengakibatkan gatal-gatal.

Oleh karena itu, dia berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung agar segera memperbaiki saluran air, khususnya di ruas jalan Pulau Bacan.

Maunya sih pemerintah cepat perbaiki comberan-comberan itu supaya nggak mampet, apalagi sekarang musim hujan. Airnya ini kalau kena kulit kita bikin gatel,” ujarnya saat ditemui di lokasi genangan air.

Sementara itu, berdasarkan pantauan media siber lampungbarometer.id, tampak beberapa titik drainase yang menggenang di ruas jalan ini, salah satunya di tikungan menuju Jalan Pulau Buton, tepatnya di depan XO Star Coffee. (ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *