Korem 043 Garuda Hitam

Pangdam II Sriwijaya Patroli Malam Cek TPS dan Pasukan Pengamanan

67
×

Pangdam II Sriwijaya Patroli Malam Cek TPS dan Pasukan Pengamanan

Sebarkan artikel ini

Palembang (LB): Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil melakukan patroli malam mengecek kondisi TPS dan kesiapan pasukan pengamanan yang berada di Palembang untuk memastikan Pemilu 2024 di Sumatera Selatan berlangsung lancar dan damai.

Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh. Saptarendra P. dalam rilisnya, Selasa (13/2/2024).

Menurut Kapendam, patroli yang dilakukan Pangdam II/Swj merupakan wujud komitmen jajarannya dalam menyukseskan perhelatan akbar pesta demokrasi Indonesia yang rutin dilaksanakan setiap 5 tahun itu .

“Pangdam didampingi Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M.Thohir serta para pejabat utama Kodam, Korem Gapo termasuk Dandim 0418/Palembang,” ujar Kolonel Sapta.

Dia juga menyampaikan patroli dimulai Pukul 22.00 WIB start dari Makodim 0418/Palembang dengan menggunakan sepeda motor.

“Tujuannya supaya saat memasuki titik pengamanan maupun TPS lebih mudah dan tidak mudah terjebak kepadatan lalu lintas,”ujar mantan Kasubdislistra Dispenad itu.

“Saat pengecekan dilokasi, Pangdam berkomunikasi dengan personel TNi yang melaksanakan pengamanan dan juga dengan petugas yang berada di TPS,” ujarnya.

Selain melihat kondisi TPS, dalam patroli ini Pangdam juga menanyakan kendala yang dihadapi para petugas dalam menyiapkan TPS termasuk logistik Pemilu.

“Intinya seperti disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kasad Jendderal TNI Maruli Simanjuntak, TNI harus turut menjamin pelaksanaan Pemilu agar damai dan lancar, “kata Sapta.

Kapendam juga menjelaskan berdasarkan pengecekan, Pangdam yakin pelaksanaan Pemilu di Bumi Sriwijaya berjalan baik dan lancar sesuai harapan seluruh anak bangsa,” ucap lulusan Akmil 1996 itu.

“Sampel TPS yang ditinjau yaitu TPS 26 di Ilir 26 dan TPS 16 di Talang Semut. Alhamdulillah dari petugas TPS dan pasukan pengamanan di sana, kondisi masih landai dan belum ada kendala,” ungkapnya.

“Semoga tidak ada rintangan yang membuat warga tidak dapat menggunakan hak politiknya,” pungkas Kapendam. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *