Gaya HidupPertahanan Keamanan

Dinilai Berprestasi, Sembilan Prajurit TNI Terima Penghargaan Soedirman Award

49
×

Dinilai Berprestasi, Sembilan Prajurit TNI Terima Penghargaan Soedirman Award

Sebarkan artikel ini

Jakarta (LB): Dinilai berprestasi, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan sembilan prajurit TNI menerima penghargaan “Soedirman Award” pada acara malam penganugerahan di Balai Samudera, Jakarta, Senin (14/11/2023).

Laksamana Yudo mendapatkan penghargaan khusus sebagai inisiator “Soedirman Award, sembilan prajuritnya menerima penghargaan itu yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu Anugerah Tentara Berdedikasi, Anugerah Tentara Inovatif, dan Anugerah Tentara Penjaga Wilayah NKRI.

Penghargaan “Soedirman Award” ini adalah pertama kali diberikan Mabes TNI untuk para prajurit dari tiga matra TNI yang dinilai berprestasi oleh jajaran Dewan Pakar yang dipilih secara independen.

Dalam sambutannya, Yudo menyampaikan penghargaan Soedirman Award merupakan wujud penghargaan pimpinan TNI atas prestasi dan pengabdian para prajurit.

“Kami ingin menyampaikan, menggelorakan apa yang tidak terlihat di permukaan, meskipun sebagai prajurit saya yakin mereka tidak memerlukan semua ini,” ucap Yudo Margono.

Oleh karena itu, dia berharap acara apresiasi seperti malam anugerah “Soedirman Award” dapat terus berlanjut ke depan, terutama setelah dia tidak lagi menjabatjn Panglima TNI. Pasalnya, Laksamana Yudo pensiun pada 26 November 2023.

“Kami berharap untuk acara ini dapat dilanjutkan, karena ini memberikan penghargaan dan juga memotivasi prajurit-prajurit kita sehingga mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Yudo Margono.

Dalam acara itu, sembilan prajurit yang menerima anugerah “Soedirman Award”, yaitu: Kategori Anugerah Tentara Berdedikasi, Sertu Fadli Canu dari TNI AD (mengalirkan air melalui pipa bawah laut di Tojo Una-Una), Mayor Nabil dari TNI AL (membangun rumah Tahfiz di Asahan), dan Sertu Meldi Wahyuada dari TNI AU (budidaya lebah madu di Bintan).

Kemudian untuk kategori Anugerah Tentara Inovatif, para penerima penghargaan yaitu Koptu Anronikus Tampani dari TNI AD (membangun PLTA Mini di Ende), Letkol Ricky Tacoma (membentuk perpustakaan terapung di KRI Teluk Weda), dan Letkol G. Siringoringo dari TNI AU (membuat teknologi water bombing untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan).

Terakhir, untuk kategori Anugerah Tentara Penjaga Wilayah NKRI, para penerima penghargaan, yaitu Mayor Sabar Simanjuntak dari TNI AD (membangun rumah pintar dan pasar masyarakat di Batas Batu, Asmat, Papua), Letda Semuel Wambrauw (menggagalkan peredaran 179 kilogram kokain di Banten), dan Letkol Pnb Bambang Apriyanto dari TNI AU (mengusir pesawat asing di Pekanbaru).

Dalam proses penilaian, Dewan Pakar, menyeleksi total 45 kandidat sampai akhirnya terpilih sembilan prajurit berprestasi. Dewan Pakar itu terdiri atas sejumlah pakar dan praktisi, yaitu Amiruddin Al Rahab (aktivis HAM dan kemanusiaan, mantan wakil ketua Komnas HAM), Meutya Hafid (Ketua Komisi I DPR RI), Alfito Deannova (Pimpinan Redaksi Detik.Com), dan Inayah Wahid (aktivis HAM dan seniman. (red)

Foto: Dok. Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *