Pemprov Lampung

Yansos Jejama Pemprov Lampung Jangkau 100 Penyandang Disabilitas di Pesawaran

51
×

Yansos Jejama Pemprov Lampung Jangkau 100 Penyandang Disabilitas di Pesawaran

Sebarkan artikel ini

Pesawaran (LB): Program Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) Dinas Sosial Provinsi Lampung yang diadakan di Kabupaten Pesawaran mampu menjangkau 100 penyandang disabilitas.

Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan Senin (13/11/2023).

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang hadir pada acara penutupan kegiatan itu bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si. menyerahkan alat bantu disabilitas berupa 25 unit kursi roda, 4 alat bantu dengar, 3 buah tongkat kaki tiga, 2 buah kruk, serta 3 buah tongkat netra.

Dalam sambutannya, Dendi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas penyelenggaraan program Yansos Jejama di wilayahnya dan sudah membantu penyandang disabilitas sehingga bisa hidup lebih baik lagi.

Dia juga menyebutkan Gubernur Lampung dengan visi misinya telah peduli terhadap penyandang disabilitas, sehingga Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan Prakarsa Inklusi dari Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND RI).

“Terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah menyelenggarakan kegiatan Yansos Jejama ini dan membantu penyandang disabilitas di Kabupaten Pesawaran. Pak Gubernur begitu peduli terhadap penyandang disabilitas dan komitmen itu membuat Pemerintah Provinsi Lampung menerima penghargaan dari Komisi Nasional Disabilitas RI,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi, M.Si. menyampaikan Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) adalah kegiatan jemput bola dimana Dinas Sosial sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) memberi layanan rehabilitasi di dalam panti, yang sifatnya menunggu kehadiran penyandang disabilitas.

“Pada kegiatan Yansos Jejama ini kita mencari dan mendatangi para penyandang disabilitas di desa dan kecamatan untuk diberi layanan rehabilitasi yang sama seperti layanan rehabilitasi di panti,” ujar kadis.

Aswarodi menambahkan Tim Yansos Jejama terdiri dari tenaga medis (dokter) RSU Abdul Moeloek, Perawat Kejiwaan dari RSJ, psikolog dan pekerja sosial. Diawali pemeriksaan oleh tim medis untuk menentukan derajat kedisabilitasan, dilanjutkan assesment oleh psikolog dan pekerja sosial, yang hasilnya dalam bentuk rekomendasi jenis intervensi yang diberikan kepada penyandang disabilitas.

Hal itu sesuai misi ketiga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan penyandang disabilitas, guna mewujudkan rakyat Lampung berjaya.

Diinformasikan Yansos Jejama adalah salah satu sarana pelayanan dan rehabilitasi sosial yang berfungsi memberikan layanan konsultasi, pemeriksaan kesehatan, rujukan bagi penyandang cacat atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Pesawaran Nanda Indira Dendy, Kepala Dinas Sosial Pesawaran, Kades Kurungan Nyawa, dan para pendamping sosial Kabupaten Pesawaran. (kmf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *