Hukum dan KriminalPesawaran

Cemburu Istri Sering Digoda Saat Jualan, Pedagang di Pasar Gedong Tataan Bacok Rekannya Hingga Tewas

63
×

Cemburu Istri Sering Digoda Saat Jualan, Pedagang di Pasar Gedong Tataan Bacok Rekannya Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini

Pesawaran (LB): Akibat dibakar cemburu, dua pedagang di Pasar Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Firman dan Aan, terlibat duel maut hingga mengakibatkan Aan tewas setelah dibacok berkali-kali oleh Firman pada Sabtu (11/11/2023) pagi.

Menurut Kasat Reskrim Pesawaran AKP Supriyanto Husin, pelaku nekat membacok korban hingga tewas karena cemburu melihat istrinya mengobrol dengan Aan. Sebelumnya, keduanya terlibat cekcok hingga akhirnya berlanjut ke adu fisik.

“Pelaku cemburu melihat istrinya ngobrol dengan korban dan langsung menyerang korban setelah sempat terjadi keributan,” kata Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin.

Sementara itu, dalam video yang dilihat lampungbarometer.id pada Minggu (12/11/2023), tampak Firman berkali-kali menusuk korban yang sudah tergeletak tidak berdaya. Terdengar para pengunjung pasar menjerit histeris melihat kejadian tersebut, namun tidak ada yang berani melerai.

Usai melakukan aksinya, Firman langsung melarikan diri dan bersembunyi di salah satu rumah keluarganya di Kecamatan Way Lima, Pesawaran. Tak lama setelah kejadian pelaku menyerahkan diri dan ditangkap, sementara jasad korban Aan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

“Pelakunya sudah kami amankan, dua jam setelah peristiwa tersebut,” kata Supriyanto Husin.

Kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, sedangkan jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku dan korban memang saling mengenal. Peristiwa bermula ketika Firman datang menjemput istrinya yang sedang berjualan di Pasar Gedong Tataan.

Saat itu, dia melihat korban sedang mengobrol dengan istrinya. Pelaku yang terbakar cemburu, kemudian langsung mendatangi korban dan terlibat duel. Pelaku kemudian membacok korban berkali-kali hingga tewas bersimbah darah. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *