Pemprov LampungPendidikan

Bunda Literasi Riana Sari Arinal Ajak Masyarakat Perluas Wawasan dengan Membaca

18
×

Bunda Literasi Riana Sari Arinal Ajak Masyarakat Perluas Wawasan dengan Membaca

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menghadiri Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Ke-28 Tahun di Gedung Pusiban, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Kamis (14/9/2023) dengan Tema “Transformasi Perpustakaan dalam meningkatkan Literasi di Era Digital”.

Riana berharap peringatan ini dapat menjadi momentum mengajak masyarakat mengunjungi perpustakaan dan meningkatkan literasi serta mendukung minat masyarakat dalam memperluas wawasan dan pengetahuan dengan membaca.

Menurutnya, membaca merupakan dasar dari literasi yang dapat meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, membuka diri terhadap ide dan informasi baru serta dapat mengembangkan kemampuan dan bakat yang dimiliki dengan optimal,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, dia mengajak semua pihak untuk melangkah bersama seiring sejalan, satu arah, dan satu tujuan untuk mewujudkan Lampung Berjaya menuju Indonesia Maju.

Pada kesempatan tersebut, Riana mengukuhkan Bunda Literasi dari 3 Kabupaten yaitu Herlinawati Qudrotul sebagai Bunda Literasi Tulang Bawang, Hanita Farial Firsada sebagai Bunda Literasi Tulang Bawang Barat dan Zelda Naturi Nukman sebagai Bunda Literasi Lampung Barat.

BUNDA PAUD Provinsi Lampung juga mengukuhkan Zelda Naturi Nukman sebagai Bunda PAUD Kabupaten Lampung Barat, Herlinawati Qudrotul sebagai Bunda PAUD Tulang Bawang dan Hanita Farial Firsada sebagai Bunda PAUD Tulang Bawang Barat.

Riana mengucapkan selamat kepada Bunda Literasi yang telah dikukuhkan dan berharap dapat menyesuaikan dan mengambil langkah-langkah dalam melanjutkan program literasi di masing-masing kabupaten yang sebelumnya sudah berjalan.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Intizam mengatakan Hari Kunjung Perpustakaan dimulai sejak 14 September 1995 dengan tujuan menyebarkan budaya membaca kepada generasi bangsa Indonesia serta mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai ruang pembelajaran dan berkreativitas.

“Kegiatan ini juga sebagai upaya memotivasi masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan dan meningkatkan minat baca, khususnya bagi anak-anak kita. Selain itu, sebagai ajang promosi dalam pengenalan dan pemanfaatan perpustakaan yang sudah bertransformasi sebagai perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ujarnya.

Gubernur menegaskan paradigma perpustakaan saat ini harus berubah dan tidak lagi hanya deretan buku tetapi perpustakaan harus dapat mentransfer ilmu pengetahuan.

“Peran perpustakaan tidak sekadar manajemen koleksi dan ilmu pengetahuan saja, tetapi bagaimana perpustakaan dapat menjadi agen transfer ilmu pengetahuan untuk masyarakat serta perpustakaan sebagai jantung pendidikan dan jembatan emas masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam upaya pemerataan akses layanan perpustakaan terhadap seluruh masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung telah menyediakan koleksi perpustakaan Provinsi Lampung dalam bentuk digital yaitu e-Perpus Lampung yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan melalui smartphone, notebook dan lain-lain.

Lebih lanjut dia menegaskan faktor keluarga dan lingkungan berperan penting dalam menumbuhkembangkan minat baca karena jika sejak usia dini anak sudah dibiasakan membaca, kebiasaan baik ini akan bermanfaat hingga mereka dewasa.

Dia berharap unsur pemerintah maupun swasta, Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota, lembaga pendidikan dan masyarakat senantiasa mendukung terwujudnya masyarakat Lampung yang cerdas dan kompeten melalui kebiasaan gemar membaca sehingga dapat tercapai masyarakat Lampung yang cerdas, kreatif dan inovatif.

“Kepada para Bunda Literasi yang baru dikukuhkan diharap terus meningkatkan budaya literasi masyarakat melalui peningkatan gemar membaca masyarakat di kabupatennya masing-masing,” ujar Gubernur. (adp/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *