Pendidikan

Ketua KNPI Iqbal Siap Support Siswi SMPN 12 Juara Pidato Bahasa Lampung Se-Kota Bandar Lampung

21
×

Ketua KNPI Iqbal Siap Support Siswi SMPN 12 Juara Pidato Bahasa Lampung Se-Kota Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah, M.Si. mengaku siap men-support Juara Lomba Pidato Bahasa Lampung Tingkat Kota Bandar Lampung, Ellya Najwa Ramadhani, siswi SMPN 12 Bandar Lampung.

Kepada lampungbarometer.id (grup barometer.id) Iqbal mengatakan prestasi yang diraih Ellya Najwa sangat membanggakan bagi masyarakat Lampung. Sebab, menurut Iqbal, hal ini merupakan salah satu bentuk upaya pelestarian bahasa Lampung sebagai salah satu kekayaan bahasa di Nusantara.

“Prestasi ini sangat membanggakan, masih SMP tapi sudah memiliki perhatian dengan bahasa Lampung. Kita siap support abis,” ucap Iqbal, Jumat (8/9/2023).

Iqbal yang juga Dewan Pembina Gebyar Pelajar Lampung ini mengucapkan selamat kepada Najwa atas prestasinya dan berharap terus ditingkatkan dalam rangka menjaga nilai-nilai pelestarian budaya bangsa.

“Pokoknya kita support abis,” ujarnya.

Najwa Ellya Ramadhani, siswi SMPN 12 Bandar Lampung meraih Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Lampung Tingkat Kota Bandar Lampung yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung dalam rangka penghargaan budaya membaca di Aula Semergo Komplek Pemkot Bandar Lampung, Jumat (8/9/2013).

“Di kancah Internasional, bahasa Indonesia sai ngejadiko bahasa tebalak di ASIA Tenggara jama penyebaranni ghadu mencakup pak pitu (47) negara di dunia. Bahasa Indonesiapun cukup eksis di negara Australia jama Vietnam ulah pemerintah ngenalko melalui program BIPA (Bahasa Indonesia guai Penutur Asing) sai ghadu difasilitasi jama pemerintah,” kata siswi Kelas 9C di hadapan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang hadir membuka acara.

Dalam pidato dengan bahasa dan logat daerah Lampung, Najwa menuturkan peserta didik anjak Australia jama Vietnam giat temon delom ngelajaghko Bahasa indonesia. Bahkan saat iji di Australia ngewajibko siswa sampai kelas pittu guai nutuki pelajaghan Bahasa Indonesia.

Eksisni Bahasa Indonesia di negara say beda ,sehaghusni ngejadiko gham Bangga Tigok dija semestini generasi mugha sai ghadu dapat bekerja sama ngembangko ekspansi bisnis jama ngejalin hubungan kerja sebetikni,” tandas Najwa. (*/Yadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *