Info UnilaPendidikan

FKIP Unila dan Dinas Sosial Sepakat Kolaborasi Program Pelatihan Musik dan Tari Bagi Disabilitas

21
×

FKIP Unila dan Dinas Sosial Sepakat Kolaborasi Program Pelatihan Musik dan Tari Bagi Disabilitas

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): FKIP Unila dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung menandatangani kerja sama pengembangan kualitas pendidikan melalui program pelatihan musik dan tari bagi penyandang disabilitas.

Kesepakatan kerja sama ditandatangani pada, Senin (28/8/2023) di Kantor Dinsos Provinsi Lampung oleh Dekan FKIP Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Drs. Aswarodi, M.Si. dengan disaksikan para Wakil Dekan, pimpinan Penjaminan Mutu Dan Kerja Sama, Ketua Program Studi dan Dosen Pendidikan Seni Musik dan Tari FKIP Unila, dan jajaran staf Dinsos Provinsi Lampung.

Penandatanganan ini mencakup dua aspek penting, yakni Penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi dan Inklusi Sosial bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation of Arrangement (IA) antara Ketua Prodi Pendidikan Seni Tari Agung Kurniawan, S.Sn.,M.Sn. dan Ketua Prodi Pendidikan Seni Musik Hasyimkan, S.Sn., M.A. dengan kepala UPTD Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Maman Suparman, M.M.

Dalam konteks penyelenggaraan Tridarma perguruan tinggi, kerja sama ini bertujuan memperkuat pelaksanaan tugas utama perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama akan berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan dengan melibatkan berbagai stakeholder dalam proses pembelajaran, termasuk dosen dan mahasiswa melalui program pelatihan musik dan tari bagi penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Sunyono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinsos Provinsi Lampung yang telah mengajak FKIP Unila berkolaborasi melakukan pendidikan keterampilan bidang seni kepada penyandang disabilitas.

“Kami sambut dengan senang hati karena ini merupakan bagian dari wujud implementasi motto FKIP Unila, yaitu Kolaborasi dan Sinergi menuju Inovasi Unggul. FKIP Unila juga memiliki komitmen yang tinggi untuk berkonstribusi terhadap peningkatan pendidikan bagi penyandang disabilitas, melalui keterampilan bermain musik dan tari. Ini merupakan awal, selanjutnya dapat kita tindak lanjuti untuk kegiatan-kegitan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Drs. Aswarodi menyampaikan penandatanganan kerja sama ini menandakan FKIP Unila peduli kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan kreativitas mereka pada bidang musik dan tari.

“Program ini sejalan dengan fokus Dinsos Provinsi Lampung yang menggalakkan pengembangan keterampilan para penyandang disabilitas. Provinsi Lampung menjadi satu-satunya yang memiliki komunitas disabilitas di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan berdampak positif dalam memberikan peluang, pemberdayaan, dan pengembangan bagi penyandang disabilitas dalam bidang seni musik dan tari, dan memperkuat komitmen untuk mewujudkan inklusi sosial yang lebih baik di masyarakat. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *