Pemprov LampungPendidikanSeni Budaya

Gubernur Lampung Apresiasi Guru Bahasa Lampung Sebagai Pelopor Pelestari Bahasa Daerah Lampung

31
×

Gubernur Lampung Apresiasi Guru Bahasa Lampung Sebagai Pelopor Pelestari Bahasa Daerah Lampung

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Senen Mustakim, menyerahkan hadiah juara Lomba Guru Bahasa Lampung Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023 di Gedung Pusiban Kantor Gubernur, Rabu (25/7/2023).

Gubernur dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Administrasi Umum, mengatakan prestasi yang diraih para guru adalah bukti Provinsi Lampung memiliki potensi luar biasa di dunia pendidikan.

“Prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan kita, tetapi merupakan titik tolak untuk terus berusaha lebih baik dan mengajak seluruh guru terus berinovasi mengembangakan ilmu pembelajaran yang kreatif dan memanfaatkan teknologi dengan bijaksana untuk meningkatkan pembelajaran di kelas,” ujar Gubernur.

Bahasa adalah salah satu pilar utama dalam membentuk identitas dan karakter suatu bangsa. Bahasa Lampung harus tetap dilestarikan sebagai warisan budaya yang berharga di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan mobilisasi.

Menurut Gubernur, guru Bahasa Lampung berperan penting dalam proses tersebut karena telah membimbing siswa siswi dalam mempelajari dan mencintai Bahasa Lampung. Oleh sebab itu, dia memberikan penghargaan kepada para guru Bahasa Lampung yang telah berkontribusi luar biasa dalam pembelajaran Bahasa Lampung.

“Mereka telah membantu mendorong minat siswa siswi untuk aktif berbicara, menulis dan membaca dalam Bahasa Lampung,” imbuhnya.

Selain itu, para guru juga telah berperan sebagai agen perubahan dalam mengembangkan kurikulum dan stragtegi pengajaran yang inovatif dan efektif.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendorong semangat kompetensi dan kolaborasi diantara para pendidik,” lanjutnya.

Gubernur berharap, selain Bahasa Lampung yang menjadi fondasi awal, bahasa-bahasa lain juga tetap harus dipelajari, terutama Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

“Saya mengajak para guru yang berprestasi agar selain penguasaan Bahasa Lampung ini juga bisa dikembangkan bahasa-bahasa lain, jadi tidak hanya bisa berprestasi di lingkup daerah pekerjaannya saja, tetapi juga bisa berkompetisi keluar,” pungkasnya. (kmf)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *