Pemprov Lampung

Arinal Hadiri Jalan Sehat Unila dalam Rangka Peringatan Hari Kartini dan Hardiknas 2023

38
×

Arinal Hadiri Jalan Sehat Unila dalam Rangka Peringatan Hari Kartini dan Hardiknas 2023

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Jalan Sehat Universitas Lampung di Bundaran Tugu Adipura, Minggu (14/5/2023).

Jalan sehat yang mengusung jargon “Unila be strong!” tersebut diadakan dalam rangka semarak bulan merdeka belajar memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional 2023.

Kegiatan ini juga diadakan serentak se-Indonesia oleh instansi-instansi di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Arinal mengatakan jalan sehat merupakan sebuah kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, dan kebersihan lingkungan.

“Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, kita menunjukkan komitmen kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Terkait peringatan Hari Kartini, Gubernur mengatakan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk menghormati dan mengapresiasi peran serta kontribusi wanita dalam pembangunan bangsa.

Menurut Gubernur, momentum tersebut dalam rangka mengenang semangat dan dedikasi Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, pendidikan, dan kesetaraan gender.

“Kartini telah memberikan inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berjuang dan berkarya dalam berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, ujar Gubernur, pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan inovatif.

“Melalui pendidikan kita dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing bangsa, serta mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Arinal.

Dia juga mengajak seluruh usur dan lapisan masyarakat bersama-sama berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, guru, orang tua, serta masyarakat harus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, inovatif, dan inklusif bagi anak-anak bangsa. (adp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *