oleh

Polres Lampung Barat Tangkap Terduga Penyelundup 3.000 Benih Lobster

Foto Benih Bening Lobster Pasir (Internet)

LAMPUNG BARAT (LB): Polres Lampung Barat tangkap terduga penyelundup 3.000 benih lobster pada 22 September 2022 kemarin.

Penangkapan tersebut berlangsung di Jalan Lintas Barat Desa Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Kepala Satreskrim Polres Lampung Barat, AKP M. Ari Satriawan menuturkan bahwa penangkapan tersebut dilakukan terhadap seseorang berinisial DS asal warga Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

”Benar, (penangkapan) dilakukan Ipda Kasyono,” ungkapnya, Jumat, (23/9/2022).

Ia mengatakan kalau peristiwa itu bermula ketika petugas Unit Tipiter Satreskrim Polres Lampung Barat mencurigai isi di dalam dua buah kotak yang bertuliskan PS. Dua buah kotak yang dicurigai itu didapati di salah satu rumah makan.

Setelah dilakukan pemantauan, jelas AKP M. Ari Satriawan, kemudian tidak lama datang seorang laki-laki masuk ke dalam rumah makan tersebut lalu mengambil dan membawa dua buah kotak tersebut.

Melihat gelagat yang mencurigakan, sambungnya, petugas bergegas menanyakan isi dari dua buah kotak tersebut. Belum sempat dijelaskan terduga pelaku berusaha melarikan diri.

”Dengan gerak cepat anggota langsung mengamankan terduga pelaku dan barang bukti dua buah kotak yang berisi benih bening lobster,” papar AKP M. Ari Satriawan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, di dalam dua buah kotak tersebut berisi 15 buah plastik bening. Isi plastik tersebut memuat lebih kurang 3.000 benih bening lobster jenis pasir. Turut pula diamankan sejumlah uang tunai senilai Rp2.050.000. Kemudian dua unit alat komunikasi.

Atas kejadian ini, pelaku diduga melanggar ketentuan yang tertuang dalam Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) dan/atau Pasal 88 jo Pasal 16 (1) Jo Pasal 106 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan dan/atau Paragraf 2 Kelautan dan Perikanan Pasal 27 angka 26 Jo angka 5 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. (*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.