Lampung Utara

Bocah Perempuan 10 Tahun di Lampung Utara Nyaris Jadi Korban Penculikan

20
×

Bocah Perempuan 10 Tahun di Lampung Utara Nyaris Jadi Korban Penculikan

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG UTARA (LB): Warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara digegerkan dengan percobaan penculikan anak perempuan usia 10 tahun oleh orang tidak dikenal dengan menumpang mobil Luxio tanpa nomor polisi.

Berdasar rekaman video yang diterima lampungbarometer.id, Kamis (25/8/2022), peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (23/8/2022) malam saat pulang mengaji. Tampak dalam video tersebut seorang anak perempuan dengan wajah ketakutan menceritakan jika dirinya nyaris diculik.

“Kan di sana, mau ke tempat Pakde Boy sana. Terus di tengah jembatan ada mobil warna hitam, aku lewat. Mobil itu jalan pelan-pelan dan berhenti di depanku. Terus ada yang buka pintu dan narik tanganku. Terus tangannya aku gigit dan aku lari tempat Pakde Boy. Terus ya udah, terus motor, mobilnya itu ngebut,” ujar bocah perempuan dalam video tersebut sambil menangis.

Salah satu warga yang sempat dihubungi media ini, Hendro (30), mengatakan peristiwa percobaan penculikan ini terjadi pada Selasa (23/8/2022) malam sekitar Pukul 19.30 WIB, saat korban pulang usai mengaji.

“Saat malam kejadian itu ada salah satu anak biasa dipanggil Fika (10) pulang mengaji dengan berjalan kaki. Ketika sedang berjalan melewati jembatan, sebuah mobil warna hitam (informasinya mobil Luxio) tanpa nomor polisi berhenti menawarkan tumpangan, tapi si anak menolak. Namun, salah satu penumpang di mobil tersebut menarik tangannya untuk memaksa si anak masuk ke mobil. Beruntung, si anak berhasil lolos setelah menggigit tangan pelaku,” ucap Hendro.

Menurut Hendro, memang korban rutin mengaji setiap malam, dan biasanya pulang ke rumah bersama ibunya. Sang ibu, ujar dia, menunggu di rumah pamannya bernama boy. Jadi sebelum pulang dia akan menghampiri ibunya yang menunggu di rumah pamannya.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kepala Desa Sidorahayu, Winoto, S.Hi. Kepada lampungbarometer, sang Kades juga mengatakan sudah mengimbau warga untuk berhati-hati atas peristiwa ini. Dia juga mengaku telah menginformasikan peristiwa ini kepada aparatur desa dan polisi.

“Iya memang benar, kemarin malam salah satu warga nyaris diculik. Pada malam kejadian, anak kita tersebut pulang usai mengaji. Sudah kita tanya langsung dan dia menceritakan kejadian tersebut,” ucap Winoto.

Winoto juga juga mengatakan sudah melakukan langkah-langkah pengamanan dengan mengimbau warga agar berhati-hati dan menjaga keluarganya serta menginformasikan kepada polisi.

“Saya sudah mengimbau kepada warga agar berhati-hati dan mendampingi anaknya jika akan keluar rumah menuju tempat tertentu, terutama di malam hari. Peristiwa ini juga sudah kita informasikan kepada kepolisian. Bahkan pihak kepolisian juga sudah memberi imbauan kepada warga,” ucapnya. (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *