Pendidikan

Kunjungi FGII Provinsi Lampung, Guru P3K Bandar Lampung Ceritakan Nasibnya

10
×

Kunjungi FGII Provinsi Lampung, Guru P3K Bandar Lampung Ceritakan Nasibnya

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG (BAROMETER): Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kota Bandar Lampung mendatangi Sekretariat Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Provinsi Lampung di Jl. Patimura No. 19 Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Senin (6/6/2022) Pukul 14.00 WIB.

Beberapa guru yang hadir diterima Ketua FGII Provinsi Lampung Anton Kurniawan didampingi salah satu Dewan Pakar FGII Provinsi Lampung yang juga Dewan Pembina DPP FGII Gino Vanoli.

Kepada FGII, para guru tersebut menceritakan jika mereka diumumkan diterima sebagai guru P3K Tahap 2 sekitar November 2021. Selanjutnya terhitung sejak Januari 2022 mereka tidak lagi bekerja sebagai guru di tempatnya mengajar karena sudah dianggap oleh pihak yayasan atau sekolah telah menerima gaji dari pemerintah.

“Kita dihitung mulai diterima sejak Januari 2022, jadi sampai hari ini sudah jalan enam bulan. Namun jangankan penggajian, urusan SK kami saja sampai hari ini belum pasti. Kabarnya SK turun November, tapi semua juga belum pasti, belum lagi untuk urusan gaji, informasinya sekarang tidak ada lagi rapel. Kalau benar demikian, tentu kami merasa dirugikan,” ujar salah satu guru dengan nada memelas.

Sementara itu, Dewan Pakar FGII Provinsi Lampung Gino Vanoli, mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung harus bisa memberi penjelasan terkait keterlambatan SK ini.

“Pemkot Bandar Lampung harus bisa memberikan penjelasan terkait keterlambatan diterimanya SK tersebut, apalagi beberapa kabupaten seperti Way Kanan, Lampung Selatan dan Pesawaran pembagian SK sudah selesai,” ujar Gino.

Dia juga meminta Pemkot Bandar Lampung memberikan kepastian kapan guru P3K tersebut akan menerima SK.

“Semoga Pemkot Bandar Lampung bisa memberi kepastian kapan SK guru P3K tersebut turun sehingga para guru tidak selalu gelisah dan was-was,” ungkap Gino.

Dia juga meminta para guru untuk terus memperjuangkan haknya hingga benar-benar terealisasi sesuai paraturan. (Reza/AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *