oleh

Hari Kedua Operasi Patuh Krakatau Satlantas Polres Pesawaran Amankan 2 Sepeda Motor Tanpa Surat-Surat

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran, Provinsi Lampung melakukan penahan berupa STNK kendaraan sebanyak 56 surat dan 33 Surat Izin Mengemudi (SIM) serta 2 unit kendaraan sepeda motor, para pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan.

Hal ini dikatakan Kasatgas Gakum Polres Pesawaran Ipda Deni Saputra, S.H., M.M. saat melakukan razia kendaraan dalam rangka menyukseskan Operasi Patuh Krakatau 2019 yang digelar mulai 29 Agustus sampai 11 September 2019 mendatang.

Hari kedua Operasi Patuh Krakatau, Jumat (30/8/2019), Polres Pesawaran menggelar razia kendaraan di Jalan Raya Simpang SKB, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan Pukul 09.30 WIB hingga Pukul 11.30 WIB.

Ipda Deni Saputra, S.H., M.M. mengatakan Operasi Patuh Krakatau 2019 bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas serta melakukan penertiban dan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata yang dilakukan pengendara.

“Sasaran razia kali ini yakni kendaraan roda dua hingga roda empat, termasuk angkutan umum dan barang. Sedangkan titik fokus pelanggaran yakni pelanggaran marka jalan, rambu-rambu lalu lintas, serta alat keselamatan berkendara,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (30/8/2019).

Deni juga menjelaskan Satlantas Polres Pesawaran melaksanakan Operasi Patuh Krakatau 2019 dengan dua metode, yakni dengan sistem razia hunting (pencari) dan sitem razia stationary (terpusat).

“Sistem hunting untuk menjaring para pengendara yang melakukan pelanggaran secara kasat mata, sedangkan sistem razia stationary dilakukan untuk memeriksa surat kelengkapan berkendara,” tegasnya.

Dia juga mengungkapkan dalam Operasi Patuh 2019 pengendara yang melakukan pelanggaran dikenakan sanksi Tindakan Pelanggaran (Tilang) secara admistrasi hingga penahan kendaran jika terindikasi melakukan pelanggaran berat. Dalam operasi ini, anggota Polres Pesawaran juga menjelaskan kepada para pengendara tentang cara berkendara secara tertib dan aman untuk mengurangi resiko kecelakaan saat berkendara.

“Dalam Operasi Patuh Krakatau 2019 ini kita menurunkan sebanyak 25 personel anggota Satlantas Polres Pesawaran. Tujuannya untuk menertibkan serta menindak pengendara roda dua atau roda empat yang melanggar. Selain itu memberikan pengertian pentingnya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” katanya.

Operasi Patuh Krakatau ini ditujukan bagi pengendara yang melanggar; pengendara motor yang tidak menggunakan helm ataupun helm standar saat mengemudi, sedangkan bagi pengemudi roda empat yang tidak memakai sabuk keamanan saat berkendara, berkendara melebihi batas kecepatan, melawan arus dan berkendara sambil main handphone hingga pengemudi yang masih di bawah umur.

Ditemui di lokasi

Kepada lampungbarometer.id Ipda Deni mengatakan hari ini pihaknya telah menindak pelanggar; melakukan penahan berupa STNK kendaraan sebanyak 56 surat dan 33 Surat Izin Mengemudi (SIM) serta 2 unit kendaraan sepeda motor, selanjutnya para pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan.

“Telah kita amankan 2 unit sepeda motor dan kita bawa ke kantor karena pengendaranya tidak membawa surat-surat kelengkapan berkendara; SIM dan STNK. Kita tunggu di kantor agar pemiliknya bisa mengurus pengambilan kendaraannya dengan persyaratan menunjukkan surat-suratnya secara lengkap,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.