oleh

Evaluasi Kinerja, DPD KO-WAPPI Pesawaran Gelar Rapat Akhir Tahun

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (DPD KO-WAPPI) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Konsolidasi Dan Evaluasi Akhir Tahun di Kantor DPD KO-WAPPI, Jl. A. Yani No. 01 Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (30/12/2019).

Dalam sambutannya, Ketua DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Dahron meminta kepada seluruh anggota berhati-hati dalam membuat berita dan menghindari informasi hoak. Oleh sebab itu, kata dia, setiap wartawan harus menulis berdasarkan fakta yang akurat.

Menyambut Pilkada Kabupaten Pesawaran, Dahron mengimbau agar media yang tergabung di KO-WAPPI tidak menulis berita yang berpotensi memecah belah serta menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Jangan menulis berita yang tidak akurat yang tidak jelas sumbernya. Apalagi jika berita yang disajikan dapat menimbulkan kebencian dan perpecahan. Di tahun politik ini mari sama-sama kita jaga situasi agar tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD KO-WAPPI Kabupaten Pesawaran Anton Kurniawan menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama tim dalam sebuah organisasi. Oleh sebab itu, dia meminta seluruh anggota, pengurus, penasehat dan advokat agar bersama-sama membangun KO-WAPPI agar bisa berkembang dan diakui.

“Ayo kita sama-sama besarkan KO-WAPPI agar betul-betul bisa diperhitungkan, khususnya di Kabupaten Pesawaran. Sekali Bendera Dikibarkan Pantang Diturunkan,” katanya.

Hadir dalam kegiatan ini segenap anggota serta Tim Penasehat; Aliaman dan Irianto, S.E., M.M., Ketua Tim Advokat Dr. (Can) Nurul Hidayah, S.H., M.H.

Dalam sesi diskusi Aliaman menyampaikan bahwa menjelang Pilkada segala bentuk berita sangat berpengaruh terhadap suhu politik, karena itu dia berharap agar media yang tergabung tidak menyajikan opini.

“Beritakan hal positif berdasar fakta, bukan membangun opini masyarakat. Apalagi negatif,” katanya.

Senada disampaikan Irianto. Menurut dia, sekecil apapun efeknya, sebuah berita tetap memberikan pengaruh. “Oleh karena itu beritakan hal yang positif tentang Pesawaran,” ujar Irianto.

Sedangkan Pengacara Nurul Hidayah menyoroti netralitas media dan wartawan dalam Pilkada. “Saat ini Pesawaran sedang menyambut Pilkada, netralitas media diuji. Semoga kita bisa profesional,” katanya. (Sulaiman)