oleh

Dispar Lamtim Komitmen Libatkan Masyarakat dalam Pengembangan Wisata

SEKRETARIS Dinas Pariwisata Lampung Timur Meilinda Sari, S.E.

LAMPUNG TIMUR (lampungbarometer.id): Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur komitmen mengembangkan pariwisata di kabupaten setempat dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata Junaidi melalui Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur Meilinda Sari, S.E. saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/1/2020).

Kepada lampungbarometer.id, Meilinda mengatakan Kabupaten Lampung Timur bersinergi dengan Provinsi Lampung dalam pengembangan pariwisata. Namun, dia mengakui bahwa saat ini dibutuhkan kerja keras agar pariwisata di Kabupaten Lampung Timur menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

“Sebetulnya banyak spot wisata yang bisa dikembangkan di Lampung Timur yang bisa menjadi sumber PAD. Saat ini orang tahunya hanya Taman Nasional Way Kambas (TNWK), padahal banyak spot-spot wisata yang bisa dikembangkan, misalnya Tempat Wisata Bendungan Beringin Indah yang lokasinya sangat strategis,” katanya.

Dia juga mengatakan pengembangan pariwisata tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Dinas Pariwisata, tapi harus melibatkan masyarakat, khususnya masyarakat Kelompok Sadar Wisata.

“Untuk pengembangan pariwisata harus melibatkan masyarakat. Masyarakat harus peduli, salah satunya menjaga keamanan di lingkungan sekitar destinasi wisata yang dikembangkan. Kalau nggak aman bagaimana orang mau dateng, jadi ayo kita jaga keamanannya sama-sama supaya destinasi wisata yang kita kembangkan bisa maju dan menjadi tujuan para wisatawan. Kalau pengunjungnya ramai, yang diuntungkan adalah maayarakat sekitar,” imbau Sekretaris Dinas Pariwisata.

TIM Surat Kabar Lampung Barometer foto bersama Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ketua Forum Kelompok Sadar Wisata Lampung Timur

Hal ini diakui Ketua Forum Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Lampung Timur Darmanto. Menurut dia, faktor keamanan menjadi faktor utama dalam pengembangan destinasi wisata.

“Keamanan menjadi hal paling penting dalam pengembangan objek wisata. Kalau pengunjung sudah merasa aman, mudah-mudahan objek wisata yang dikembangkan bisa maju dan bisa menjadi sumber PAD. Jadi ayo kita jaga keamanan lingkungan kita,” kata Darmanto. (Ersan Holid/ Ari Vanzona).