oleh

Danrem 043/Gatam Dampingi Mahasiswa Unhan TA 2019 Study Visit di Lampung

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf. Taufiq Hanafi mendampingi 90 mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) TA 2019 beserta rombongan berkunjung ke Ruang Sungkai Balai Keratun, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Jl. Wolter Monginsidi Kota Bandar Lampung, Rabu (20/11/2019). Kunjungan Mahasiswa Unhan Ta. 2019 beserta rombongan Laksda TNI Siswo (Dekan FKN), Laksda TNI Dr. Suyono Thamrin (Ka LP3M Unhan), Laksma TNI Adnan Madjid, Kolonel Laut Purwanto, Kolonel Czi Harri Dolli Hutabarat dan Letkol Inf. Taswin Arief ini dalam rangka Study Visit Sosialisasi Permenhan tentang Pedoman Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Bencana. Hadir dalam kunjungan ini Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung, Kakanwil Kemenhan Lampung Kolonel Laut Idham Faca dan Kakesbangpol Provinsi Lampung. Dalam Sambutan Gubernur Lampung yang disampaikan Asisten 1 Irwan Sihar Marpaung, mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa Study Visit Universitas Pertahanan. Dia berharap kunjungan ini bermanfaat, khususnya di bidang penanggulangan bencana, penanganan konflik, dan pengelolaan sumber daya kelautan. Mewakili Gubernur, Asisten 1 mengatakan saat ini Provinsi Lampung sedang menggiatkan pembangunan di semua sektor dalam rangka pencapaian visi gubernur terpilih 2020-2024, yaitu Rakyat Lampung Berjaya. “Ada 6 misi yang diusung, yaitu menciptakan kehidupan yang religius (dinamis), berbudaya, aman dan damai, mewujudkan good governance untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik, mengembangkan upaya perlindungan anak pemberdayaan perempuan dan kaum difabel. Kemudian, mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah pedesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan, dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama,” ujarnya. “Dalam upaya mewujudkan visi misi tersebut banyak tantangan yang dihadapi; batas wilayah, permasalahan politik terkait Pemilu dan Pilkada maupun permasalahan politik lainnya. Permasalahan menyangkut lahan dan pertanahan, menyangkut kondisi alam dan masyarakat serta bencana yang rutin terjadi setiap tahun; banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan kekeringan“, katanya. Lebih lanjut Gubernur menyampaikan saat ini telah ditemukan lempeng patahan bumi aktif yang menjorok dari Tarahan ke Lampung Tengah yang disebut Sesar Tarahan. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan upaya-upaya preventif, di antaranya Pelatihan Sosialisasi, Pembentukan Desa Tangguh Bencana, Pelatihan Masyarakat, Pemasangan Jalur Evakuasi dan lainnya yang berkaitan dengan kebencanaan. “Di bidang kelautan, Provinsi Lampung punya potensi perikanan dan kelautan yang belum dikembangkan secara optimal. Permasalahan dan isu yang ada antara lain mengenai kesesuaian alokasi ruang laut dengan peraturan daerah, penyelundupan benih lobster, alat tangkap yang merusak atau tidak ramah lingkungan, pengawasan, pelimpahan kewenangan tetapi tidak didukung sumber daya manusia dan anggaran, proses P3D yang stagnan, banyaknya kapal yang belum dilengkapi dokumen izin dan lain-lain,“ ujar Gubernur melalui Asisten 1.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.