oleh

Bupati Dendi Tegaskan Kades Terpilih Harus Amanah Dan Jangan Semena-Mena

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Dendi Ramadhona berharap kepala desa terpilih menjadi pemimpin yang amanah berbuat untuk rakyat serta bisa menciptakan situasi desa yang aman dan kondusif.

Dia juga menegaskan kepala desa terlantik jangan semena-mena mengganti aparatur desa karena banyak aturan yang harus dipatuhi, seperti Peraturan Menteri Desa, peraturan pemerintah desa dan Peraturan Bupati.

Demikian ditegaskan Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona saat melantik 21 Kades terpilih Periode 2019-2020 hasil Pilkades serentak pada 21 Oktober 2019 lalu di tiga kecamatan; Way Lima, Kedondong dan Way Khilau, Jumat (27/12/2019 ).

Dari 21 Kades yang dilantik, sebanyak sembilan (9) Kades berasal dari Kecamatan Way Lima, delapan (8) Kades berasal dari Kecamatan Kedondong, dan empat (4) Kades untuk Kecamatan Way Khilau.

Lebih lanjut Bupati mengatakan peranan kepala desa sangat penting sebagai tempat masyarakat bertanya dan bertukar pikiran. Oleh sebab itu, dia berharap kepala desa memiliki wawasan yang luas.

“Sebagai Kepala Desa saudara dituntut berwawasan luas, salah satu cara menambah wawasan adalah dengan banyak membaca dan mau belajar. Oleh sebab itu, saudara harus banyak belajar tentang berbagai hal. Banyak membaca peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga saudara tidak ragu-ragu dalam mengambil kebijakan, karena yang saudara lakukan demi desa saudara,” ujar Bupati.

Dendi juga menekankan agar Kepala Desa yang telah dilantik terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi permasalahan di wilayahnya masing-masing secara berjenjang.

“Kades harus berkoordinasi dan melaporkan setiap kejadian kepada camat. Nanti camat akan mencari solusinya serta melapor kepada Bupati. Ini sangat penting, jangan sampai kepala desa bertindak sendiri tanpa berkoordinasi dengan camat ketika muncul permasalahan, sebab akan berdampak luas terhadap masyarakat,” katanya. (Sulaiman).