oleh

Budiman Sudjatmiko Tanda Tangani Petisi Dukung Lampung Jadi Ibu Kota Negara Baru

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Anggota DPR RI dan Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia Budiman Sujatmiko mendukung Lampung for Smart, Inklusif, Futuristik, Beautyfull and Green Capital City in Sumatera Island. Hal itu disampaikan Budiman Sudjatmiko dalam pertemuan dengan rombongan Tim DKI Lampung yang dipimpin Ketua Harian TIM DKI Lampung Dr. Hi. Andi Desfiandi, S.E., M.A di DKI Jakarta, Sabtu (9/6/2019). Pertemuan ini membahas keputusan strategis negara yang diputuskan Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas Kabinet pada 29 April lalu tentang Pemindahan Ibu Kota Negara(IKN) RI ke luar Pulau Jawa dengan luas lahan 30 ribu Ha dalam skema kepadatan ibu kota baru RI 900 ribu jiwa hingga 40 ribu Ha dengan skema kepadatan ibu kota baru RI 1,5 juta jiwa. Pertemuan ini juga diikuti Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Hilman Farid, mantan Wakil Bupati Tulang Bawang Heri Wardoyo, S.H., M.H., Sekretaris Jendral Inovator 4.0 Indonesia Tedy Tricahyono dan Dr. (Cand.) Zaidirina, S.E., M.Si. Dr. Hi. Andi Desfiandi, S.E., M.A menjelaskan kajian tentang kelayakan Provinsi Lampung menjadi ibu kota negara yang baru. Dengan pertimbangan pembiayaan pembangunan tidak memberatkan APBN yang telah dibahas secara detail oleh Kementerian PPN/BAPPENAS RI selama 1,5 tahun ini (sejak akhir 2017 sampai awal 2019) dari berbagai aspek keilmuan oleh para ahli di bidangnya. “Secara apple to apple, perbandingan daerah manakah yang lebih layak antara Lampung (Kawasan Timur di Pulau Sumatera), Kalteng, Kaltim, Kalsel (Pulau Kalimantan) dan Mamuju (Pulau Sulawesi) untuk menjadi lokasi pemindahan IKN RI maka Lampung Kawasan Timur (Pulau Sumatera), secara ilmiah, Rasionalitas dan Politik akan jadi tujuan utama sebagai lokasi pemindahan IKN RI yang baru,” papar Andi. Setelah mendengar, melihat dan membaca kajian Tim DKI Lampung, Budiman Sudjatmiko memberikan apresiasi dan mendukung perjuangan TIM DKI Lampung dengan menandatangani Petisi DKI Lampung. Penandatanganan petisi ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tokoh dan masyarakat Lampung mewujudkan DKI Lampung, tepatnya di Provinsi Lampung kawasan timur yang tidak rawan bencana (vulkanologi, tektonik, likuifaksi, banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan gambut serta tsunami). Selain itu, juga sebagai dukungan kepada Pemerintahan Jokowi dalam upaya memajukan NKRI dari Sabang sampai Merauke, pulau luar dan terkecil di Indonesia sebagai negara demokrasi yang berideologi Pancasila. Penandatangan petisi diikuti Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Hilman Farid, mantan Wakil Bupati Tulang Bawang Heri Wardoyo, S.H., M.H., Sekretaris Jendral Inovator 4.0 Indonesia Tedy Tricahyono dan Dr. (Cand.) Zaidirina, S.E., M.Si yang menjadi narasumber FGD DKI Lampung putaran kedua di ITERA pada 3 Maret 2018 lalu. “Anak bangsa Indonesia harus bersatu padu dalam mengantarkan pemindahan IKN RI baru secara tepat dan benar agar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai sehingga terbangun persatuan Indonesia yang semakin kuat dan kokoh,” ujar Budiman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.