oleh

Balai Desa Balerejo Nyaris Roboh

BATANGHARI (lampungbarometer.com): Kondisi balai desa Desa Balerejo semakin parah dan nyaris roboh akibat derasnya guyuran hujan yang disertai angin kencang Senin (26/2). Berdasarkan pantauan wartawan Lampung Barometer di lokasi, atap balai desa yang terbuat dari asbes itu banyak yang terlepas terbawa angin. Lebih parah lagi, kayu kuda-kuda tengah yang merupakan pusat kekuatan penyangga atap balai desa nyaris ambruk karena termakan usia. Untuk mencegah atap bangunan tidak roboh dan membahayakan warga, aparatur Desa Balerejo memasang bambu penopang kuda-kuda. Menurut Kepala Desa Balereho, Suparno, kerusakan balai desa tersebut memang sudah sejak beberapa tahun ini dan sekarang kondisinya semakin parah. “Warga berharap balai desa direhab secara total agar bisa dimanfaatkan. Coba lihat kondisinya, masyarakat sini sudah tidak berani beraktivitas di balai desa karena takut sewaktu-waktu atap bisa roboh,” Suparno. Lebih lanjut lagi, Suparno menjelaskan bahwa sebenarnya usulan pembangunan balai desa merupakan usulan prioritas masyarakat. “Usulan pembangunan balai desa sudah ada dalam RPJMDes dan kami berharap ada alokasi dana yang bisa digunakan sehingga bisa dimasukkan dalam RKPDes dan APBDes. Kami sangat berharap Tahun Anggaran 2018 ini dapat terealisasi, mudah-mudahan semua pihak membantu dan mendukung program desa kami,” ujar Suparno. Sementara itu Mbah Slamet, salah satu warga dan tokoh masyarakat Desa Balerejo, mengaku tidak mau masuk balai desa sebelum dibangun lagi “Saya khawatir nanti ada korban jiwa jika masih memaksakan menggunakan balai desa, lebih baik kegiatan desa seperti musyawarah dan sebagainya dilaksanakan di rumah warga atau bangunan lainnya,” tutur Mbah Slamet.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.