oleh

Adipati Lantik Pengurus PMI Way Kanan

Arcun Oktara 03 April 2018

BLAMBANGAN UMPU (lampungbarometer.com): Kehadiran Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Way Kanan sangat dibutuhkan sebab sebagian wilayahnya masih sulit dijangkau sehingga akan sulit memberikan pertolongan jika terjadi bencana. Oleh karena itu PMI harus senantiasa memperteguh komitmen pengabdian kemanusiaannya. Demikian disampaikan Bupati Raden Adipati Surya saat melantik Pengurus PMI Way Kanan di Aula PKK Way Kanan, Selasa (3/4/2018) dan dihadiri Sekda, Staf Ahli, Para Asisten, Inspektur, Sekretaris Dewan, Kepala Badan, Dinas, Kantor, Bagian, para Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi Lampung, Ketua dan jajaran Pengurus PMI Kabupaten Way Kanan. “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan saya menyambut baik atas Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Way Kanan. Mudah-mudahan pengurus yang baru ini akan semakin memberikan kontribusi yang lebih baik dalam melaksanakan tugas kemanusiaan,” kata Bupati. Bupati juga mengatakan organisasi kemanusiaan yang dibentuk pada 3 September 1945 ini telah membuktikan kejayaan Indonesia pada saat itu, yang mampu menggebrak dunia internasional, dibuktikan dengan sumbangsih Sosial PMI pada peperangan Jenewa yang tercatat dalam naskah Konvensi Jenewa 1949. Terlepas dari sekelumit sejarah berdirinya PMI, kata Bupati, terbukti selama ini PMI telah membantu pemerintah dalam urusan penanggulangan bencana dan kemanusiaan. “PMI selalu berperan besar dan paling cepat dalam memberikan pertolongan karena PMI dan tenaga sukarelanya selalu punya hati dan tenaga untuk menjalankan tugas kemanusiaan yang sangat mulia ini,” ujar Adipati. Meskipun demikian, lanjut Bupati, relasi dengan pemerintah daerah masih menjadi tantangan bagi organisasi kemanusiaan PMI, karena terkadang masih dilihat sebelah mata. Oleh sebab itu, Adipati mengimbau PMI agar tetap bersemangat dan tidak patah arang walaupun dengan dana minim yang didapat melalui sumbangan sukarela, donatur dan bulanan dana PMI. Bupati juga menyampaikan, dalam tugas pelayanan kemanusiaan, PMI berprinsip selalu siaga, cepat dan tepat. Dalam kondisi bencana, PMI wajib sampai lebih dahulu dibanding organisasi kemanusiaan lainnya. Tentu hal ini karena PMI merupakan organisasisasi kemanusiaan terbesar di dunia dan Indonesia, yang relawannya tersebar sampai penjuru desa. “Saya berharap dengan dilantiknya Pengurus yang baru ini, PMI Way Kanan akan lebih loyal, berfungsi dan bersinergi dalam menjalankan tugas dan amanah organisasi, saling bekerja sama serta saling memberi informasi dan menjaga komitmen moral dalam melayani masyarakat,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.